FOTO BERSAMA - Rektor Prof. Mahfudz, foto bersama team Untad yang kembali mengukir prestasi tingkat nasional dalam ajang lomba karya tulis ilmiah yang digelar di Depok, Universitas Indonesia sejak 1 - 4 September 2019. (Foto: Dok Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.id – Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) kembali mengukir prestasi tingkat nasional. Prestasi kali ini dalam ajang lomba karya tulis ilmiah yang digelar di Depok, Universitas Indonesia sejak 1 – 4 September 2019.

Dalam lomba itu, team Untad yang beranggotakan Andre Saputra Pailing, Farida dan Ipung Karini yang merupakan mahasiswa asal Fakultas MIPA Untad berhasil meraih juara I Tingkat Nasional.

Kepada Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP, Andre dan kawan-kawan yang turut di dampingi Wakil Dekan FMIPA Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Lufsyi Mahmudin S.Si,.M.S memaparkan proses yang dilalui hingga menghantarkan team sebagai juara satu dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Rektor Untad, Jumat, 4 Oktober 2019.

Andre menerangkan dia dan rekan-rekannya mengangkat karya tulis ilmiah tentang penyakit skitosomiasis di Lembah Napu. Karya tulis ilmiah tersebut menjadi yang terbaik dalam kategori sub bidang kesehatan dan medis.

“Alhamdulilah, team kami berhasil meraih juara I  lomba karya tulis ilmiah 2019 kategori sub bidang kesehatan dan medis. Untuk tahapan seleksinya, tim kami harus melalui beberapa tahapan seperti membuat abstrak kemudian membuat full paper dan dipresentasikan pada tahap final. Selanjutya tim kami keluar sebagai juara pertama,” terang Andre.

Tak hanya mengukir prestasi disatu perlombaan saja, Andre bersama Budi Darmawan turut meraih juara ketiga dalam ajang Mathematics Modelling Competition (MMC) di ITB pada tanggal 26 – 28 September lalu.

Rektor Prof Mahfudz menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Andre dan team. Sebelumnya, Universitas Tadulako melalui tim mahasiswa Teknik Sipil menorehkan prestasi gemilang dalam kompetisi tingkat internasional pada 11-13 September lalu.

Untad dalam ajang tersebut keluar sebagai juara melalui tim Tarsius Jaya dan Tarsius Junior. Tim Tarsius Jaya yang terdiri atas Hendra S, Suhri dan Muh Agung berhasil meraih juara 1 dalam International roof truss design competition kategori most innovative design dalam ajang yang diselenggarakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, UGM.

Tim Untad yang dibimbing oleh Dr. Ir. Anwar Dolu, ST, MT, IPM dan Atur P.N Siregar, Ph.D berhasil membuat inovasi rancang bangun ketekniksipilan yaitu rancang kuda-kuda baja untuk mempercepat perbaikan pasca bencana. Dalam kompetisi itu, tim Tarsius Jaya harus bersaing dengan 17 finalis dari berbagai universitas asal Indonesia dan Malaysia. Tim Untad lainnya yaitu Tarsius Junior yang terdiri atas Ashabul Kahffi, Isworo Yulimas dan Isa Hanif Emeraldi berhasil meraih peringkat keempat dalam ajang yang sama.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas