Home Hukum & Kriminal

BNNK Morowali Tangkap Empat Orang

344
Konfrensi pers terkait penangkapan tersangka narkoba oleh Tim Berantas Narkoba dipimpin Kepala BNNK Morowali, AKBP Mulyadi di Kantor BNNK Morowali, Kamis 3 Oktober 2019. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)
  • Pemasok dari Palu Kabur, Jadi DPO

Morowali, Metrosulawesi.id – Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Berantas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Morowali, menangkap empat orang di tempat yang berbeda sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika bersama dengan barang bukti berjenis sabu.

Kepala BNNK Morowali,AKBP Mulyadi mengemukakan,penangkapan berawal karena adanya laporan dari masyarakat kepada BNNK Morowali. Dalam laporan menyebutkan ada bandar sabu dari Palu masuk di daerah Morowali, tim berantas  mengembangkan laporannya.

“Hasil laporan itu,tim berantas berhasil menangkap empat orang lelaki.Masing-masing Fahmi DG Marotja alias Fahmi alias Aco, Muh Alimin alias Ateng, Muh Zulfajri alias Au dan Herdiansyah alias Heri,” terang Mulyadi kepada wartawan saat konferensi pers di Morowali, Kamis,3 Oktober 2019.

Setelah Fahmi dan Ateng berhasil ditangkap tim berantas, kata Mulyadi, BNNK Morowali mendapatkan lagi keterangan dari mereka, ternyata telah ada datang di Morowali oknum yang bernama Akbar dari  Tatanga Kota Palu Sulawesi Tengah yang beraksi menjadi pemasok sabu.

“Sayangnya, mereka baru menyampaikan keterangan sehari setelah mereka ditanggkap. Sehingga pada saat tim berantas turun melakukan penangkapan oknum yang dimaksud sebagai pemasok itu telah kabur dari tempatnya menginap. Namun kami sudah tetapkan dengan mengeluarkan surat, dia itu dijadikan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” sebut Mulyadi.

Waktu kejadian dan tempat penangkapan awal dilakukan terhadap lelaki Fahmi, Alimin dan Zulfikar dilakukan tim berantas pada hari Sabtu 28 September di Desa Matansala Bungku Tengah,sedangkan lelaki Herdiansyah dilakukan, Ahad 29 September di Desa Laro Ue Kecamatan Bungku Timur.

Hasil penangkapan di Desa Matansala tim berantas menemukan lima paket plastik klip bening kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 5,06 gram serta lima paket lagi plastik benig kecil yang juga diduga Nakotika berjenis sabu seberat 1,41 gram.

“Dari Desa Loru Ue,ditemukan empat paket klip bening berisikan serbuk kristal diduga sabu beratnya 1,30 gram.BNNK menetapkan terhadap kempatnya sebagai pengedar,” sambung Mulyadi menambahkan.

Berdasarkan masing-masing KTP, kata Mulyadi, Fahmi tinggal di Jalan Suprapto, Lorong Mangga Kota Palu dan alias Ateng tinggal di Jalan Naburi No 29 Kelurahan Tanjung Batu Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala dan dua orang lagi penduduk Morowali.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas