Anggota farksi Nasdem, Ruslan. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala Metrosulawesi.id – Sejak pelantikan anggota DPRD Kabupaten Donggala periode 2019-2024, 30 Agustus 2019, hingga saat ini belum dilantik pimpinan definitif dan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Meskipun proses administrasi sudah disampaikan kepihak eksekutif namun belum ada tanda-tanda pemipinan definitif segera dilantik.

“Prosesnya itu eksekutif harus menyurat ke gubernur untuk meminta SK. Kami di DPRD melalui sekretaria sudah melakukan proses adminstari ke eksekutif bahkan komunikasi secara lisan, pun sering dilakukan,” kata ketua sementara DPRD Donggala, Takwin diruang kerjanya Selasa sore ke marin, (1/10).

Menurut Takwin, anggota dewan belum bisa melaksanakan tugasnya. Selain karena pimpinan definitif belum dilantik, tujuh AKD DPRD juga belum terbnetuk yakni tiga komisi dan empat badan. Akibatnya beberapa agenda DPRD kedepan belum bisa dilaksanakan.

“Ada pembahasan APBD 2020, dan yang paling utama Pilkades (Pemilihan kepala desa) didepan mata, evaluasi anggaran. Apa yang kita mau awasi kalau AKD belum dibentuk,” tegasnya.

Begitupula diutarakan anggota fraksi PKB, Safrudin, mencurigai ada unsur kesengajaan yang dilakuakan pihak sebelah (eksekutif) memperlambat mengirim surat ke guburnur. Ini patut diduga ada unsur sengaja menghambat kinerja dewan, agar kesannya anggota DPRD makan gaji buta

“Secara kelembagaan eksekutif dan legislatif adalah mitra, sekarang siapa mengawasi siapa, bagaimana mau kerja, kayaknya eksekutif tidak menseriusi persoalan ini. Yang menyurat ke guburnur bukan dewan, tapi kewenangan itu ada di eksekutif,” kritiknya.

Sementara anggota fraksi nasdem, Ruslan, yang ditemui di ruang kerja ketua DPRD menilai proses lambannya pelantikan ketua defenitif dan AKD harus sesegara mungkin ditindaklanjuti.

“Apa mau dikerja, AKD dan ketua defenitif saja belum ada, kami tidak mau makan gaji buta. Kalau saya secepatnya lebih bagus dilakuakan penyelesaian ketua definitif dan AKD, dan saya akan komunikasikan dengan pak bupati. Donggala ini paling lambat, Kota Palu sudah terbentuk, parigi dan pasangkayu juga,” tegasnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas