Supardi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperkirakan mundur ke Februari 2020. Kepala UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palu, Supardi, mengungkapkan untuk pengumuman rekrutmen tetap dilakukan dalam tahun ini.

“Sesuai hasil rakor di Jogja kemarin, pengumuman dilakukan akhir Oktober atau awal November 2019,” ungkap Supardi kepada Metrosulawesi, Senin, 30 September 2019.

Dia menjelaskan pelaksanaan tes terpaksa harus bergeser ke Februari tahun depan karena terbatas waktu. Berdasarkan jadwal yang telah direncanakan, untuk tahun ini hanya bisa tahap pengumuman rekrutmen dan pengumuman lulus administrasi.

“Waktu mepet sekali, makanya kemungkinan tes kompetensi dasar bergeser ke Februari tahun 2020. Nanti pendaftaran dimulai November, pengumuman seleksi administrasi Desember dan Januari 2020 masa pemeriksaan. Untuk pengumuman jadwal tes akan dikeluarkan pertengahan atau akhir Januari 2020,” ucapnya.

Rapat mematangkan persiapan pembukaan rekrutmen akan dilakukan usai pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma’aruf Amin. Diketahui, Jokowi dan Ma’aruf baru akan dilantik pada 20 Oktober mendatang.

Untuk formasi CPNS dikatakan tidak ada perubahan masih seperti informasi awal rencana rekrutmen. Demikian pula regulasi dalam menentukan peserta yang lolos tes masih menggunakan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 61 Tahun 2018.

Terkait lokasi tes, Supardi mengatakan belum ada keputusan final untuk tempat yang akan dipilih. Sejauh ini, ada beberapa kabupaten yang akan menyiapkan lokasi tes CPNS secara mandiri. Namun untuk kabupaten yang berdekatan dengan fasilitas tes UPT BKN Palu dipesilakan bergabung.

“Kalau yang jauh seperti Tolitoli, mereka siap untuk tes mandiri, tapi tetap BKN yang mengawasi. Nanti mereka yang siapkan peralatan, petugas BKN mendatangi ke sana (Tolitoli),” ujar Supardi.

Untuk lokasi, lokasi yang akan dipilih untuk melaksanakan tes yaitu di kantor UPT BKN Palu. UPT BKN Palu yang saat ini sedang dalam tahap renovasi ditarget selesai akhir Desember mendatang. Kapasitas UPT BKN Palu nantinya bisa menampung 200 peserta per sesi.

“Kalaupun nanti tidak bisa selesai, kemungkinan tetap kita cari tempat untuk tes di Palu,” tandas Supardi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengajukan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Pemprov Sulteng mengajukan 2.019 formasi untuk PPPK dan CPNS.

“Formasi sudah kami ajukan sesuai jadwal yang ditentukan dari pusat melalui sistem elektronik online,” ungkap Kepala BKD Provinsi Sulteng, Asri, kepada Metrosulawesi, Rabu, 31 Juli 2019.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas