Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Wawan Yulianto dan Dian Pravitasari melaunching dua proyek perubahan sebagai syarat dalam mengikuti Diklat PIM III angkatan XXII di Palu, 1 Juli 2019 hingga 10 Oktober 2019 mendatang. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Wawan Yulianto bersama sang istri Dian Pravitasari yang juga pejabat eselon III Pemda Parimo, telah melaunching dua proyek perubahan. Keduanya adalah Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (Trans PAD) dan Sistim Informasi Arsip dan Persuratan Sekretariat Daerah (e-SIAP).

“Saya bersama istri melaunching dua proyek perubahan tersebut yakni Trans PAD dan e-SIAP itu, untuk syarat atau tugas dalam mengikuti Diklat PIM III angkatan XXII yang dilaksanakan di Palu sejak 1 Juli 2019 hingga 10 Oktober 2019 mendatang,” kata Wawan Yulianto selaku Kabag Umum Setda Parimo kepada Metrosulawesi, Sabtu 28 September 2019.

Menurut Wawan, tahapan Launching dua proyek perubahan tersebut telah selesai, tinggal tahapan berikutnya yakni ujian.

“Insya Allah setelah ini pada tanggal 8 Oktober 2019 hingga 10 Oktober 2019 mendatang, saya dan Istri saya Dian Pravitasari akan mengikuti ujian PIM III Lagi. Saya memohon doa kepada teman-teman agar dilancarkan dalam ujian PIM III itu,” pinta Wawan.

Pantauan Metrosulawesi, launching kedua proyek perubahan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Kabupaten Parigi Moutong, pada Jumat 27 September 2019. Launching dilakukan oleh Wawan Yulianto bersama Istrinya Dian Pravitasari, dihadiri oleh Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai, Asisten Administrasi Umum Sekda Parimo Arman Maulana dan Kepala BPKAD Parimo Yusrin. Badrun Nggai, menyampaikan rasa bangga dan senang dari kedua reformer yang mampu melakukan sebuah inovasi yang bermanfaat bagi birokrasi dan masyarakat.

“Untuk reformer saudari Dian Pravitasari, pengelolaan keuangan melalui website Pemda sangat penting, agar masyarakat yang membacanya mengetahui informasi pengelolaan keuangan daerah, karena ini adalah era digital semuanya serba online. Dan untuk reformer saudara Wawan Yulianto, saya kira aplikasi ini bagus sekali diterapkan juga di semua OPD, sehingga dalam pengiriman surat menyurat tidak perlu lagi memakai alat tulis, tinggal “Klik” melalui Laptop atau HP Android sudah bisa kirim surat menyurat online,” ungkap Badrun saat membuka lanching dua proyek perubahan itu di Dispusaka Parimo, Jumat 26 September 2019.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas