Home Palu

Huntara PUPR Sudah Teraliri Listrik

225
Abbas Saleh. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Manager PLN UP3 Palu, Abbas Saleh mengungkapkan, Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun Kementerian PUPR umumnya telah teraliri listrik.

“Seluruh Huntara yang dikelolah PUPR telah teraliri listrik. Ada beberapa Huntara yang belum teraliri listrik karena ada permasalahan antara PUPR dengan vendor-nya, tentunya kami akan melakukan penyambungan listrik setelah ada pelunasan BP. Contohnya ada Huntara yang di Donggal belum teraliri listrik karena memang vendor-nya belum bayar BP,” kata Abbas saat konferensi pers di salah satu Kedai Kopi di Kota Palu, Jumat pekan lalu.

Menanggapi pernyataan Wali Kota Palu soal beberapa Huntara di wilayah Kota Palu belum teraliri listrik, Abbas mengatakan, karena banyak Huntara di wilayah Kota Palu dibangun oleh NGO, sehingga tanggung jawab pemasangan daya listriknya berada pada Pemerintah Kota Palu.

“Karena Kota Palu banyak menerima bantuan Huntara dari NGO maupun dari perusahaan swasta nasional dan lainnya, dan kami pernnah berkomunikasi dengan mereka, bahwa para donator itu hanya membantu sebatas pembangunan Huntara, untuk listriknya tanggung jawab Pemkot Palu,” katanya.

Sedangkan terkait Hunian Tetap (Huntap) Yayasan Buddha Tzu Chi di Kelurahan Tondo, Abbas mengatakan, pihaknya telah melakukan pemasangan dua trafo pada lokasi Huntap tersebut.

“Listrik sudah include (termasuuk) ke dalam pembangunan Huntap Yayasan Buddha Tzu Chi yang ada di Tondo. Artinya, Yayasan Buddha Tzu Chi yang bertanggung jawab atas pemasangan listriknya. Kalau kawan-kawan jalan ke lokasi Huntap Buddha Tzu Chi, bisa dilihat sudah ada dua trafo yang kami pasang dan sudah siap mengaliri listrik,” katanya.

Abbas menambahkan, standar daya listrik yang dialirkan pihaknya ke masing-masing Hunian Tetap (Huntap) Yayasan Buddha Tzu Chi rata-rata 900 watt.

“Jadi kami ukurnya untuk rumah tangga normal, dimana dalam rumah tangga itu ada peralatan kulkas dan sejenisnya. Tapi hingga saat ini kami belum dapat permintaan seberapa besar daya listrik dari pengembangnya,” kata Abbas.

Terkait penambahan trafo pada Huntap Buddha Tzu Chi, Abbas mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan beban listriknya saja.

“Kalau memang dua trafo yang telah terpasang di lokasi Huntap Buddha Tzu Chi itu tidak mencukupi, maka akan kami tambah. Kalau asumsinya Huntap yang akan dibanngun itu sebanyak 1300 unit, maka Sembilan trafo yang dibutuhkan,” katanya.

Reporter: Yusuf Bj
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas