Sekda Morowali, Djafar Hamid memimpin apel di halaman Kantor Bupati Morowali, Senin, 2 September 2019. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Sekda Morowali,H Djafar Hamid mengatakan, pendapatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali belum mencapai target.

“Perlu diingat adalah, bahwa proses administrasi pemerintahan kita telah berada pada triwulan ketiga di tahun 2019. Olehnya itu,setiap OPD perlu memperhatikan pengadministrasian dokumen setiap kegiatan,” ujar Djafar Hamid dihadapan ASN saat menjadi pembina apel,Senin,2 September 2019.

Proses pengadministrasian penting untuk diingat, kata Djafar Hamid. Hal ini lebih dimaksudkan agar supaya tidak mengalami kesulitan proses pemeriksaan, karena sudah berada di akhir tahun anggaran dan sekarang memasuki awal bulan September.

“Kepada seluruh OPD agar supaya memperhatikan proses dokumentasi kegiatan agar teradministrasi dengan baik.Sehingga,tidak menyulitkan ketika dilakukan pemeriksaan,karena sudah berada di penghujung tahun anggaran,” ujarnya.

Saat ini, kata Dajar Hamid, proses verifikasi APBD perubahan 2019 di provinsi telah selesai. Pemda Morowali sisa menunggu hasil. Diketahui hasil verifikasi, terdapat hal yang memprihatinkan, bahwa capaian pendapatan daerah hingga tiwulan ketiga 2019 hanya mencapai 28 persen.

“Capaian pendapatan haruslah mendapat perhatian serius dari seluruh komponen pemerintah,”pintanya.

Perlu ada tindakan nyata untuk menyelamatkan pendapatan daerah yang masih kurang 72 persen dari target. Dengan waktu yang semakin singkat, maka dari itu perlu ada tindakan memaksimalkan pencapaian pemerintah daerah.

“Untuk memaksimalkan target capaian pendapatan, harus ada evaluasi terhadap capaian pendapatan daerah. Salah satunya, jika memungkinkan perlu dilaksanakan evaluasi 2 minggu sekali,” ungkapnya.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas