Home Hukum & Kriminal

Terjatuh Dari Motor, Pelaku Jambret Tidak Sadarkan Diri

Kondisi terduga pelaku jambret saat mendapatkan perawatan di RS.Bhayangkara Polda Sulteng. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Seorang terduga pelaku jambret, harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng, akibat luka di bagian kepala, akibat terjatuh dari motornya saat mencoba kabur. Terduga pelaku berinisial AY(37) warga kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Palu Barat itu, diamankan warga di jalan Malontara, kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Sabtu 31 Agustus 2019 sore.

Informasi yang diperoleh Metrosulawesi.id, sebelum diamankan warga, AY sempat melakukan aksi jambret sebuah handphone, milik seorang wanita berinisial NI (23), sekitar pukul 14.30 Wita. Korban usai menambal ban motornya, dan hendak kembali ke rumah, tiba-tiba AY datang dari belakang korban dengan menggunakan sepeda motor  Honda Beat warna merah, langsung mengambil handphone korban yang yang disimpan di bagasi depan motor.

Mengetahui handphonya diambil, korban spontan berteriak sembari  memngejar pelaku. Mendengar teriakan korban, wargapun ikut mengejar pelaku yang kabur ke arah  Desa Balane, Kabupaten Sigi.

Dalam pengejaran itu warga sempat mengepung pelaku dan menempel motor pelaku. Dipepet warga, pelaku hilang keseimbangan dan terjatuh, yang mengakibatkan luka serius di bagian kepala dan tidak sadarkan diri. Warga yang mengejar pelaku menghubungi petugas. Petugas Opsnal Polres Palu mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng.

Kasat Reskrim Polres Palu, AKP. Esti  Prasetyo Hadi, SH, S.IK, saat dikonfirmasi mengatakan tersangka AY sedang mendapat perawatan intensif di rumah sakit.  “Iya benar ada terduga pelaku jambret yang saat ini sedang mendapat perawatan di RS.Bhayangkara. Pelaku terjatuh dari motor saat dikejar korbannya dan warga,” katanya.

Dari lokasi kejadian, personil mengamanakan barang bukti berupa, handphone jenis Oppo milik korban, Sepeda Motor Honda Beat milik pelaku, dan alat hisap sabu (Bong).

“Menurut catatan  laporan kami, terduga pelaku ini, baru sebulan keluar dari Lapas Petobo dengan kasus narkoba dan jambret,” jelas Esti Prasetyo.

Semantara Kapolres Palu AKBP Mujianto S.IK, saat dikonfirmasi benarkan kejadian tersebut, dan saat ini anggotanya masih berada  di RS.Bhayangkara Polda Sulteng, untuk menunggu kabar dari pihak dokter terkait kondisi terduga pelaku.

”Anggota di lapangan masih berada di rumah sakit menjaga pelaku, serta menunggu perkembangan pelaku yang saat ini masih dalam penangan tim medis,” ujarnya.(*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas