Walikota Palu Hidayat bersama Corporate Affairs Director Alfamidi Solihin memeriksa kemasan slaah satu produk lokal yang beredar di gerai Alfamidi Puebongo, Jumat, 30 Agustus 2019. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kondisi kemasan produk lokal yang ikut dipasarkan melalui gerai Alfamidi menuai sorotan dari Walikota Palu Hidayat.

Dalam hal ini, Walikota Palu Hidayat mengkritisi kemasan yang perlu dibuat menarik agar konsumen tertarik untuk membeli.

“Diharapkan Dinas Perindustrian dan UKM diminta untuk mengadakan peralatan cetak kemasan agar lebih menarik lagi,” terangnya, saat mengunjungi gerai toko Alfamidi Di Jalan Pue Bongo Kelurahan Boyaoge Kecamatan Tatanga, Jumat (30/8/2019).

Walikota Hidayat menjelaskan beberapa kemasan produk lokal yang di pasarkan melalui Alfamidi belum menarik. Menurutnya, ternyata bebere kemasan masih menggunakan label yang ditempel di kemasan plastik transparan.

“Inikan model dulu, kenapa tidak lebih dipercantik lagi dan tidak usah lagi memakai stiker menempelkan merek produk tapi sudah tercetak langsung di kemasan dengan desain menaik,” ujar Hidayat.

“Minimal seperti inilah kemasan agar produk lokal kita bisa bersaing. Jadi bukan hanya soal isinya, tetapi kemasan juga harus diperhatikan sedemikian rupa,” ujarnya menambahkan.

Hidayat meminta agar pada ABPBD 2020, dilakukan penganggaran peralatan cetak kemasan dan dikelola oleh dinas. Nantinya para pelaku usaha produk lokal tinggal memberikan desain kemasan kepada pihak pengelola peralatan.

“Daripada mereka memesan keluar dengan biaya tinggi kenapa tidak pemerintah yang memfasilitasi. Nantinya mereka membayar sesuai dengan kebutuhannya,” katanya.

Corporate Affairs Director Alfamidi Solihin juga mengomentari kondisi kemasan produk lokal ada dipasarkan Alfamidi.

“Sayang khan kalau tidak laku hanya karena penampilan kemasan yang belum mampu menarik mata konsumen. Yang rugi kan teman-teman pemilik usaha karena barang dikembalikan,” kata Solihin.

Salah seorang produsen produk lokal menyebutkan kondisi kemasan seperti itu karena tidak adanya peralatan yang bisa menghasilkan cetakan kemasan yang lebih menarik.

“Semua harus dicetak dan dipesan di luar Palu dengan biaya lebih tinggi. Tetapi kalau memang akan difasilitasi pemerintah kota, itu akan jauh lebih baik,” ucapnya.

Alfamidi Cabang Palu membagikan sembako bagi kaum dhuafa bersumber dari Corporate Social Responsibilty (CSR).

Corporate Communication Manager PT Midi Utama Tbk Indonesia, Arif L. Nursandi menjelaskan kegiatan CSR ini bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Infak Shodaqoh Nahdatul Ulama (Lazisnu). Dimana Alfamidi dan Lazisnu bersinergi untuk melakukan penggalangan dana dengan mengumpulkan kembalian belanja pelanggan yang kurang dari Rp500 juta.

“Dana yang terkumpul dialokasikan untuk semua kegiatan sosial di Alfamidi secara nasional.Kami selalu rutin melaksanakan agenda kegiatan sosial setiap bulannya. Dengan kegiatan ini, kami berharap Alfamidi bisa terus peduli dengan berbagi kepada masyaratkat dimana Alfamidi berada,” jelasnya, Jumat (30/8/2019).

Menurutnya, kegiatan seperti ini telah dan akan terus berlangsung setiap tahun dan bahkan sebulan sekali sesuai bentuk sumbangan yang disalurkan. Pasalnya, sumbangan yang diberikan Alfamidi tidak hanya berupa sembako, namun juga sumbangan lainnya seperti pembangunan sarana dan prasarana.

“Ini hanya sebagian bentuk pelayanan kepada masyarakat. Selain memberikan paket sembako, bantuan ini juga diwujudkan dengan pembangunan sarana prasarana,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Alfamidi juga menyalurkan donasi konsumen di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang ada Di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga. Sementara itu, tahun ini Alfamidi memiliki tema mendorong perubahan dengan Pendidikan dan Pelayanan.

“Ini dirangkaikan dengan menyemarakan Hari Ulang Tahun ke-12 yang jatuh pada 31 Juli. Ditambah dengan pembukaan gerai toko yang baru,” jelasnya.

Dengan begitu, kata dia, semakin cepat dan banyak membuka toko. Alfamidi terbilang cukup memuaskan dalam melayani masyarakat, serta membantu memulihkan perekonomian di Kota Palu.

“Semoga dapat membantu memulihkan perekonomian Kota Palu dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam membeli keperluan hingga produk,” ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas