AKBP Mujianto SIK. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Demi memudahkan warga Kota Palu dalam melakukan pengaduan, Kepolisian Resor (Polres) Palu membuat terobosan inovatif dengan membuka Layanan Pengaduan Masyarakat melalui online.

Melalui Layanan Pengaduan Online , warga cukup langsung mengajukan laporan pengaduan melalui website Polrespalu.com, facebook Humas Polres Palu, E-mail : humas.polrespalu@gmail.com, Twitter : humas res palu, WhatsApp : 0812 4207 7456 atau bisa menghubungi langsung nomor : 0812 4207 7456.

“Jadi warga tidak perlu lagi datang ke Polsek atau Polres Palu untuk melakukan aduan terkait dengan pelayanan yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ucap Kapolres Palu, AKBP Mujianto S.IK kepada media ini di Mapolres Palu, Kamis, 22 Agustus 2019.

Kapolres Mujianto menjelaskan, pada 2019 ini, Polres Palu masuk dalam Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Sehinga pelayanan kepada masyarakat Kota Palu terus ditingkatkan,” katanya.

Satu di antaranya, kata Kapolres Mujianto, dengan melakukan rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) yang dilaksanakan sebulan sekali. Melalui Rapat Anev itu dapat diketahui kekurangan dari pola pelayanan di Polres Palu.

“Dari mana kami mengetahui kekurangan dari pola pelayanan? yah, dari layanan pengaduan masyarakat, dan itu merupakan pelayanan yang wajib dilakukan. Dari layanan pengaduan itulah kami akan mengerti keinginan atau saran dari masyarakat tentang pelayanan publik yang dilaksanakan Polres Palu selama ini,” jelasnya.

“Karena secara nasional, Polri bekerjasama dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) membuka layanan Pengaduan Masyarakat (Dumas) untuk menjadikan Polri sebagai institusi yang profesional dan humanis, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” tambahnya.

Mujianto juga menegaskan bahwa, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang semestinya dan berhak untuk mengajukan keluhan atas pelayanan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan pihaknya berkewajiban untuk memperbaiki.

Dirinya mempersilahkan masyarakat Kota Palu mempergunakan layanan pengaduan masyarakat via online itu secara serius dan bertanggungjawab, demi menciptakan Polri yang lebih baik, yang diinginkan masyarakat.

“Gunakanlah layanan ini secara serius dan bertanggung jawab. Sebab penyalahgunaan layanan ini dapat dikenakan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Kapolres Palu, AKBP Mujianto mengungkapkan, ada beberapa hal yang bisa diadukan lewat layanan pengaduan masyarakat online itu, antara lain pelayanan yang buruk, penyalahgunaan wewenang, kekeliruan diskresi, tindakan diskriminasi, adanya korupsi serta adanya pelanggaran HAM.

Kata dia, untuk proses pengaduannya, nantinya warga mengisi form pengaduan dan identitas, selanjutnya akan mendapatkan kode atau nomor referensi pengaduan. Warga dapat melacak sejauh mana proses pengaduannya, proses penyelidikan dan penyidikan dengan prosedur tetap dan terukur sehingga pengaduan ditindaklanjuti.

“Selanjutnya analisa kesimpulan dan pelaporan yang disertai fakta-fakta hasil penyidikan disimpulkan, dan dilaporkan kepada pimpinan,” tambahnya.

“Untuk jawaban atau tanggapan resmi kepada pengadu akan dijawab melalui email, atau media yang digunakan saat pengaduan. Nantinya aduan tersebut akan kita pisahkan sesuai tupoksinya dan terstruktur,” tegasnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas