Home Parigi Moutong

Samsurizal Kukuhkan KPA Parimo

202
Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu usai mengukuhkan Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), bertempat di Lantai II Kantor Bupati Parimo, Senin 5 Agustus 2019. (Foto: Ist)

Parimo, Metrosulawesi.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Samsurizal Tombolotutu mengungkapkan, bahwa kita jangan mengkucilkan penderita HIV/AIDS.

“Karena penderita HIV/AIDS merupakan bagian dari masyarakat yang kebetulan terinveksi Virus akibat Kesalahan yang dilakukan orang tersebut. Tidak ada penyakit yang tidak sembuh, semua bisa sembuh, asalkan dia mau berubah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap Samsurizal Tombolotutu usai mengukuhkan Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), bertempat di Lantai II Kantor Bupati Parimo, Senin 5 Agustus 2019.

Menurut Samsurizal, bahwa saat ini semakin cepat perkembanganya, maka Pengurus KPA yang baru harus kerja ektra keras.

“Untuk menentukan keberhasilan AIDS itu meningkat atau turun tergantung kerja pengurus KPA. Semakin tinggi angka AIDS di Parigi Moutong berarti Pengurusnya tidak kerja, begitupun sebaliknya berkurangnya AIDS di daerah ini berarti pengurusnya bekerja dengan baik,” jelasnya

Samsurizal mengatakan, jangan gampang memvonis sesorang bahwa seseorang itu bersalah atau pengidap penyakit AIDS, belum tentu yang terkena penyakit umurnya pendek, semua itu tergantung yang maha kuasa. 

“Karena pada umumnya AIDS sangat sulit disembuhkan secara totalitas. Olehnya, saya sangat mengharapkan agar KPA dan Seluruh stakeholder dan OPD berupaya untuk membantu dan mencegah dengan cara mengobati bagi Orang yang mengidap HIV/AIDS,” ujar Samsurizal 

Samsurizal menambahkan, bahwa di indonesia AIDS semakin naik, persentasi kenaikan itu bisa dihambat. 

“Sehingga saya yakin masih banyak di Desa atau Kecamatan yang mengidap HIV/AIDS, tinggal bagaimana pendekatan pendekatan mengurus mereka agar bisa kita bantu,” pungkasnya.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas