PENERTIBAN - Kegiatan penertiban pedagang di Pasar Manonda yang dilakukan petugas Disperindag Kota Palu bersama dnegan Satpol PP, beberapa waktu yang lalu. (Foto: Dok/Disperindag Kota Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – 2019, Pemkot Palu menargetkan pemasukan kas daerah dari retribusi pengelolaan pasar sebesar Rp2 miliar. Angka target tersebut mengalami penurunan sekitar Rp200 juta dibanding tahun lalu.

Kasi Retribusi dan Pengelolaan pasar Disperindag Kota Palu, Desinanto Lebang SE menyebutkan, pada 2018, realisasi pemasukan kas daerah dari pengelolaan pasar-pasar di Kota Palu tercatat sebesar Rp1,8 miliar.

“Kalau tidak bencana alam gempa bumi dan likuifaksi itu sebenarnya target kita sebesar Rp2,2 miliar bisa tercapai,” ujar Desinanto di kantornya, Senin, 29 Juli 2019.

Pihaknya memperkirakan, dampak bencana alam September 2018 lalu menurunkan potensi pemasukan kas daerah dari sektor pasar sekitar 25 hingga 30 persen. Dan  yang terbesar adalah terjadinya penurunan jumlah pedagang yang menjadi obyek penarikan retribusi.

“Akibat gempa bumi, Pasar Ulujadi hilang. Jumlah pedagang di pasar juga berkurang. Sebagian pedagang juga memilih berjualan di pinggir jalan,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis tahun ini pemasukan kas daerah dari retribusi pasar bisa kembali dioptimalkan. Desinanto menyebutkan,  sampai Juni, realisasi penerimaan retribusi pasar sudah mencapai lebih 40 persen atau sekitar Rp800 juta, dari target sebesar sebesar Rp2 miliar.

Pengembangan pasar juga dilakukan pemerintah dalam rangka optimalisasi pemasukan dari retribusi pasar tersebut. Diantaranya. penambahan bangunan los di Pasar Mamboro, sebanyak 100 petak. Beberapa waktu yang lalu, bangunan pasar yang merupakan bantuan murni dari Pemerintah Kota Surabaya sudah tuntas. Pedagang mulai mengisi los pasar yang baru tersebut.

“Pedagang di sana mulai kita arahkan untuk menempati bangunan baru ini,” sebutnya.

Selain Pasar Mamboro, pengembangan juga akan dilakukan di Pasar Lasoani, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Mantikulore. Anggarannya berasal dari dana TP (Tugas Perbantuan) dari Kementerian Perdagangan RI, berupa penambahan bangunan los pasar baru, mengganti bangunan los pasar lama yang terdampak gempa.

Reporter: Arwansyah
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas