Home Palu

Gelar Pawai Suarakan Pencegahan Peredaran Narkotika

210
FOTO BERSAMA - Kepala BNN Kota Palu AKBP Abire Nusu saat menyampaikan sambutan di acara kumpul bareng dalam rangka membahas pencegahan narkotika di Kota Palu, di Cafe Tanaris Palu, Senin, 22 Juli 2019. (Foto: Ist)
  • Go-jek dan BNN Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Komunitas Go-jek Tadulako yang didukung oleh Manajemen Go-jek seluruh Kota Palu serta komunitas masyarakat lainnya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu ngopi bareng membahas pencegahan narkotika pada salah satu cafe di Kota PaluSenin, 22 Juli 2019.

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Abire Nusu mengungkapkan, pasca HANI, BNNK Palu melaksanakan pawai dengan menyuarakan pencegahan peredaran narkotika di kalangan remaja maupun warga Kota Palu umumnya.

“Dimana saat ini di Kota Palu sudah cukup besar peredaran narkotikanya, sebab dikatakan di Palu adalah sumber peredaran narkotika ke daerah lain, khususnya ke Tolitoli, Poso dan daerah lainya, semua dikatakan bersumber dari Kota Palu,” ujarnya.

Kata Abire, di Kota Palu ada tiga titik zona merah narkotika diantaranya Tatanga, Anoa dan Kayumalue. Ini dijadikan sumber menurut pengakuan orang-orang yang sudah tertangkap.

“Baru-baru ini juga kita telah canangkan di Tatanga program Bersih dari Narkoba (Bersinar) pada puncak HANI kemarin, itupun kemarin dicanangkan oleh Pak Walikota Palu. Jadi kita gempur terus Tatanga,” katanya.

Abire mengatakan, saat ini, BNN bersama Go-jek akan melaksanakan pawai menyuarakan bagaimana peredaran narkoba bisa dicegah dan dikurangi.

“Inilah misi dari para Go-jek yang mendukung kami dari BNN dalam hal pemberantasan dan pencegahan narkoba di Kota Palu,” ungkapnya.

Kata Abire, rencananya pawai tersebut dilaksanakan Minggu, 28 Juli 2019, start dari kantor BNN Kota Palu dan finish di Lapangan Vatulemo Kota Palu.

“Untuk peserta, dari Go-jek sendiri dan beberapa club motor yang ada di Kota Palu. Menurut informasi, MKGR Kota Palu juga mau ikut dan komunitas lainnya. Semoga HMI juga ada yang mendaftar, begitupun Honda dan masyarakat umum juga boleh. Jadi terbuka, siapa saja bisa ikut pawai,” ujarnya.

Targetnya, kata Abire, yang ikut pawai dari Go-jek sendiri sekitar seribu orang, belum ditambah komunitas lainnya dan masyarakat.

“Kita akan ajak semua untuk menyuarakan bahwa masyarakat Kota Palu, pada umumnya membenci yang namanya narkoba,” katanya.

Kegiatan itu dihadiri oleh salah satu pejabat dari DPD RI serta komunitas masyarakat lainnya, seperti KNPI, Karang Taruna, serta komunitas lainnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas