Home Sulteng

18 Aduan Pelayanan Publik Pemprov Sulteng

207
H Longki Djanggola. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur H Longki Djanggola mengungkapkan ada 18 pengaduan yang masuk ke pihaknya terkait pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng.

“Yang sudah ditindaklanjuti sebanyak tujuh pengaduan,” ungkap gubernur dalam suatu kegiatan di Palu, Rabu, 17 Juli.

Dia menjelaskan pengaduan tersebut ditindaklanjuti tim koordinasi petugas administrasi dan pejabat penghubung aplikasi pengelolaan layanan aspirasi. Tim ini dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Sulteng Nomor: 060/159/RO.ORG-G.ST/2018.

Longki mengatakan tim itu dibentuk khusus agar penanganan pengelolaan pengaduan pelayanan publik di lingkup Pemprov Sulteng dapat dilaksanakan secara sederhana, cepat, tuntas dan terkoordinasi.

Terkait pengaduan masyarakat, gubernur sudah menegaskan agar Pemerintah Daerah Provinsi Sulawes Tengah lebih apresiatif atas laporan yang disampaikan masyarakat dengan menyediakan sarana/prasarana, mekanisme pengelolaan pengaduan dan ketersediaan anggaran yang memadai.

Dia menyadari upaya untuk meningkatkan kualtas pelayanan pengaduan masyarakat masih menemui kendala, salah satunya yakni terkait tindaklanjut aduan yang disampaikan ke perangkat daerah.

Padahal sebagaimana yang diperintahkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, sudah menjadi kewajiban setiap penyelenggara pelayanan publik untuk menyediakan mekanisme dan sarana pengaduan. Selain itu harus menugaskan pelaksana yang kompeten dan menindaklanjuti setiap pengaduan atau laporan masyarakat.

Longki menambahkan hasil review 2017, Ombudsman Republik Indonesia menemukan sejumlah permasalahan dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik, seperti keterbatasan sumberdaya manusia maupun dari segi jumlah dan kompetensinya.

“Selain itu juga ditemukan kendala lain seperti kekurangan anggaran untuk unit pengelolaan pengaduan,” pungkas Longki.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas