Home Ekonomi

KPP Pratama Palu Meminta Tingkatkan Kepatuhan Pajak

321
Petugas sosialisasi KPP Pratama Palu saat mendatangi pelaku usaha di Kelurahan Lolu Utara Kota Palu. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palu saat ini meminta lebih meningkatkan kepatuhan, pelaporan dan pembayaran pajak kepada masyarakat Wajib Pajak (WP).

Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi I KPP Pratama Palu, Ari Tri Leksono mengatakan dengan menyelenggarakan pilot project dengan melakukan sosialisasi door to door tahap I selama Juli 2019. Sementara itu, pihaknya menargetkan mendatangi seluruh WP di Kota Palu secara bertahap.

“Kecamatan Palu Timur menjadi Kelurahan pertama untuk realisasi sosialisasi kepatuhan pajak ini. Sasaran kami adalah para wajib pajak, seperti usaha badan (PT/CV) usahawan atau masyarakat yang punya toko atau usaha dagang,” tuturnya belum lama ini.

Lanjutnya, rangkaian kegiatan pilot project ini sudah memiliki izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) sehingga masyarakat diminta menerima ketika petugas KPP Pratama Palu mendatagi WP.

“Petugas kami dilangkapi dengan surat tugas, seragam, dan dokumen dari kami lengkap, nantinya tim ada 20 sampai 30 orang, satu tim dua orang. Kegiatan ini juga, sudah memiliki izin dari Pemkot melalui Sekretaris Kota, surat dari Kecamatan hingga lurah setempat,” ujarnya.

Selain melakukan sosialisasi door to door terhadap WP, pihaknya juga membuka posko pojok pajak di kantor kelurahan yang melayani pendaftarsn NPWP, konsultasi pajak, juga bisa pembuatan kode billing untuk bayar pajak.

“Jadi dalam pelaksanaannya, jika ada yang ingin bertanya atau ada kurang jelas dari petugas, bisa langsung datang ke pojok pajak itu. Disana juga nanti kami membuka pelayanan pembuatan NPWP,” katanya.

Menurutnya, ada lima kriteria yang akan didatangi oleh petugas sosialisasi KPP Pratama Palu diantaranya WP tidak patuh lapor, WP tidak patuh bayar, WP yang ada surat teguran, WP yang punya imbauan, WP yang punya data ketidakpatuhan lainnya.

“Namun, jika ada WP dalam wilayah areal sosialisasi yang tidak masuk dalam lima kriteria tersebut, maka tidak didatangi oleh tim penyisiran.

Sepekan awal, kata dia, kegiatan sosialisasi akan diselenggarakan di Kelurahan Lolu Utara.

“Selanjutnya, kelurahan lain yang menunggu giliran adalah Lolu Selatan, Tatura Utara, Besusu Barat, Besusu Tengah, dan Besusu Timur,” katanya.

Dirinya berharap, dengan diadakannya kegiatan sosialisasi, para WP menjadi lebih patuh terhadap pajak. Pajak, kata dia, sesungguhnya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, bantuan sosial, hingga pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM).

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas