SODOK BOLA - Atlet biliar yang tengah berlaga dalam kejuaraan Breaking Point 10 Ball Open Tournament, Selasa 25 Juni 2019. (Foto: Dok Panitia)
  • Breaking Point 10 Ball Open Tournament

Palu, Metrosulawesi.id – Babak kualifikasi kejuaraan terbuka biliar yang digelar oleh rumah biliar Breaking Point Cafe sudah berlangsung tiga hari sejak 24 Juni 2019 lalu. Ketua Panitia kejuaraan mengaku turnamen biliar yang diikuti sekitar 60-an lebih atlet itu berlangsung di luar prediksi.

“Banyak pemain luar daerah yang slot bermainnya itu minta dilakukan di hari ketiga, tetapi ternyata hari pertama saja mereka sudah ada yang main,” ungkap Ketua Panitia Breaking Point 10 Ball Open Tournament Dhika Adhil Prasetyo, Selasa 25 Juni 2019.

Hal ini menggambarkan antuasiasme para atlet yang ingin mengikuti kejuaran biliar terbuka yang kali pertama dilakukan di Kota Palu itu. Selain diikuti puluhan atlet biliar dari berbagai daerah dan provinsi se Indonesia, kejuaraan tersebut bahkan diikuti oleh salah seorang pebiliar Filipina, Jundel Mazon.

Ketua Panitia yang juga pemilik rumah biliar Breaking Point itu menyebut dalam kejuaraan ini, sebagai tuan rumah mengandalkan tiga atlet lokal yang berpotensi bisa ikut bersaing dalam perebutan juara. Ketiga atlet tersebut yakni Ardi Gomez dari rumah biliar SS, Bobi dari rumah biliar 8 Ball serta Ronces dari rumah biliar Breaking Point sendiri.

“Mereka memang mainnya bagus, hanya saja lawan-lawannya juga brmain bagus tentunya,” ungkap pria yang akrab disapa Didiet.

Atlet biliar Sulawesi Tengah yang ikut dalam kejuaraan tersebut sedikitnya 25 orang, masing-masing dari Kota Palu 16 atlet, Parigi 2 atelt, Donggala 2 atlet, Tolitoli 1 Atlet, serta Ampana 4 atlet. Hingga kemarin para atlet telah mengikuti babak kualifikasi pertama. Hari ini hingga besok akan digelar babak kualifikasi kedua. Babak utama baru akan berlangsung mulai 28 Juni 2019 nanti.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas