Home Pendidikan

Guru Madrasah Diminta Tingkatkan Kompetensi

191
Irpan Abdul Gafar. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulteng, Irpan Abdul Gafar mengimbau kepada sejumlah guru Madrasah agar meningkatkan kompetensinya, karana di era milenial atau revolusi industri 4.0 persaingan sangat ketat.

“Kemenag mempunyai program nasional tentang peningkatan kompetensi guru dan pengawas Madrasah melalui S2 minimal umur 40 tahun ke bawah. Perbaikan kinerja guru yang profesionalisme melalui sertifikat tenaga pendidik, sekarang sudah dimulai melalui Program Pendidikan Guru (PPG),” kata Irpan di ruang kerjanya, Selasa, 25 Juni 2019.

Kata dia, pelaksanaan PPG ini melalui proses seleksi akademik dengan meraih passing grade 60, tujuannya meraih sertifikasi atau tunjangan. Guru madrasah ada dua kategori, pertama guru Madrasah PNS pengangkatan dari Kemenag dan Guru non PNS Kemenag yang dipekerjakan di Madrasah, kemudian guru yang diangkat oleh Yayasan.

“Dari 700 Madrasah di Sulteng,  yang lebih banyak itu adalah madrasah bersatus swasta, sementara  Madrasah negeri hanya berjumlah 61, sisanya adalah swasta,” ujarnya.

Sementara itu, terkait cukup dan tidaknya guru Madrasah, Kemenag masih kebingungan membuat pemetaannya, karena penerimaan guru di Madrasah swasta tidak terkontrol.

“Tetapi untuk di Madrasah negeri, guru-guru PNS masih sangat kurang, baik itu guru pendidikan agamanya maupun pendidikan umum. Untuk mengantisipasi itu, kita menerima guru-guru non PNS, tetapi diberi peluang untuk bisa mendapatkan sertifikat pendidik,” katanya.

Saat ini kata dia, guru madrasah harus sarjana atau diploma IV.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas