SERAHKAN SK - Kepala Kanwil Kemenag Sulteng didampingi Kabag TU Kiflin Padjala dan Kepala Seksi Kepegawaian Umar Godal, saat menyerahkan SK kepada Calon Pegawai Negeri Sipil, di Aula Kanwil Kemenag Sulteng, Senin, 24 Juni 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Acara Penyerahan SK CPNS Tahap II

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar acara Penyerahkan Surat Keputusan (SK) Tahap II kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)di lingkungan Kemenag Sulteng. Kegiatan penyerahan SK itu dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Sulteng, Senin, 24 Juni 2019.

Ditahap kedua ini sebanyak 99 CPNS diserahkan SK nya oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulteng H Rusman Langke, didampingi Kabag TU Kiflin Padjala dan Kepala Seksi Kepegawaian Umar Godal, yang disaksikan langsung oleh Inspektorat Jendral Kemenag RI. 

Rusman mengatakan, proses rekrutmen CPNS di lingkungan Kemenag sangat akuntabel, transparan karena melalui Computer Assesmen Test (CAT).

“Salah satu transparansinya adalah seperti penyerahan SK saat ini, yang perintah langsung adalah Sekjen Kemenag RI. Olehnya itu tiap penerimaan CPNS di provinsi akan langsung diawasi oleh aparat pengawasan yakni  Inspektorat Jendral,” jelasnya.

Kata Rusman, transparannya proses rekrutmen CPNS kerena dilakukan secara online. Pihaknya yakin dan percaya bahwa CPNS yang terseleksi mempunyai kompetensi dibidangnya masing-masing, ditambah lagi dengan kemampuan terkait tugas pokok dan fungsinya.

“Terkait rekrutmen CPNS Kemenag, Alhamdulillah pengaduan masyarakat terhadap penerimaan CPNS sangat kurang, karena kita lakukan secara transparan. Dan itu tidak bisa ada yang membantu, sebab yang membantu adalah kemampuan masing-masing CPNS,” ungkapnya.

Kata Rusman, status CPNS yang diberikan ini baru 80 persen, belum dijamin menjadi PNS, sebab selama setahun itu akan ada penilaian dari atasan masing-masing, termasuk dirinya.

“Maka dari itu saya berharap kepada para CPNS Kemenag, agar bekerja dengan sebaik-baiknya. Memang menjadi PNS itu tidak mudah, karena dari ribuan yang mendaftar hanya sedikit yang diterima,” ujarnya.

Rusman berpesan, ketika sudah menjadi PNS artinya sudah terikat dengan berbagai macam regulasi dan aturan. Sebab ada aturan pemerintah Nomor 10 Tahun 1953 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Jadi mulai besok para CPNS ini sudah terikat pada peraturan pemerintah tentang disiplin kerja. Mungkin sebelumnya ada yang malas bangun, maka ketika menjadi CPNS harus di atur waktu kita, karena masuk itu pukul 07.30 wita pagi. Jika guru, minimal sebelum murid datang guru sudah harus duluan ada di madrasah atau sekolah, tidak boleh kita didahului oleh siswa, sebab guru adalah suri tauladan,” imbuhnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas