Home Palu

Warga Keluhkan Pelayanan Dukcapil Palu

SUASANA PELAYANAN - Sejumlah warga Palu saat mengurus dokumen kependudukan di Kantor Disdukcapil Palu, Kamis, 20 Juni 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Sejumlah warga Palu yang mengurus dokumen kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu mengeluh dengan pelayanan yang dilakukan oleh pegawai Disdukcapil Palu.

“Bagaimana kita tidak mengeluh pelayanannya kurang baik, saya ini hanya mengurus perubahan nama di Kartu Keluarga, sudah dua hari saya menunggu tetapi belum diselesaikan. Ini penting sekali karena anak saya mau masuk Polisi, dokumennya sudah harus masuk besok pagi,” kata Riana saat mengurus di Kantor Dukcapil Palu, Kamis, 20 Juni 2019.

Riana mengeluhkan juga pelayanan para pegawai Dukcapil yang terkesan jutek, seharusnya melayani masyarakat itu ramah.

“Tadi banyak yang protes karena prosedur untuk mengurus dokumen kependudukan terkesan lama. Saya ini sudah dua hari menunggu bolak-balik dari rumah ke kantor sini. Alasannya belum ditanda-tangan oleh Kadis,” ujarnya.

Kata dia, kemungkinan harus dibayar kali agar pelayanan dipercepat, jika dibayar pasti cepat. Contohnya anaknya lalu mengurus KTP agar cepat dibayar Rp150 ribu ke pegawainya, ini kan terkesan pungli, bagaiman Kota Palu mau maju jika masih ada Pungli seperti itu.

“Saya berharap pengurusan KTP dan dokumen lainnya, agar dilayani secara baik. Jangan di persulit lama,” imbuhnya.

Bahkan saat ini kata Riana, warga yang mengurus dokumen kependudukan tidak terlalu banyak, berbeda dengan dulu banyak sekali warga yang antri.

“Serta masyarakat tidak terlalu banyak mengurus dokumen, pelayanan masih saja lambat. Apalagi masyarakat banyak mengurus tentunya lebih lama lagi,” ungkapnya.

“Banyak tadi orang-orang marah-marah karena pelayanannya tidak baik. Bahkan ada seorang ibu-ibu dari Pantoloan menunggu agar perubahan nama Kartu Keluarga dipercepat. Sebab, ibu itu jauh sekali dari Pantoloan. Namun dijawab agar menunggu dulu karena belum ditandatangan Kadis, tetapi menunggunya hampir berjam-jam,” katanya.

Salah seorang warga dari Donggala Kodi Zen berharap pelayanan di kantor Dukcapil perlu diperbaiki lagi, sehingga warga tidak diberikan kesulitan dalam melayani masyarakat.

“Kami juga sudah disampaikan oleh petugas Disdukcapil bahwa jaringan belum bagus, sehingga belum bisa dicetakkan e-KTP. Olehnya itu untuk sementara masih dicetakkan surat ketarangan sementara (pengganti e-KTP),” ujarnya.

Zen menyarankan Disdukcapil menggunakan jaringan yang bagus lagi, agar jaringan tidak eror terus. Kemudian jika bisa juga pelayanan disatukan saja di Kantor Dukcapil Palu, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengurus dokumen yang lain di kantor Camat dan lainnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu Rosida Thalib menegaskan, pelayanan kepada masyarakat dalam hal kepengurusan KTP elektronik (e-KTP) dan kepengurusan dokumen kependudukan lainnya tetap berjalan, meskipun Jaringan Komunikasi Data (Jarkomdat) masih diputus oleh pusat.

“Pelayanan kita tetap laksanakan, meskipun Jarkomdat hingga saat ini belum konek dari pusat, tetapi perekaman e-KTP serta lain kami tetap jalan. Namun untuk pencetakkan e-KTP belum bisa kami lakukan, karena terkendala koneksi jaringan, tetapi untuk mengantisipasi sementara kami mencetakkan Surat Keterangan (suket) penganti e-KTP,” jelas Rosida.

Rosida mengungkapkan pelayanan tidak ada yang terhambat dan terus berjalan, hanya saja jika untuk pencetakkan e-KTP belum bisa dilakukan.

Reporter: Moh Fadel, Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas