DUA WALIKOTA - Walikota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) bersama dengan delegasi Cities Unies France (CUF) atau Delegasi Asosiasi Pemerintah Kota di Prancis dan Sekjen United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pasific (ASPAC), berdiskusi dengan Walikota Palu Hidayat di ruang kerjanya, Rabu, 19 Juni 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Walikota Surabaya, Tri Rismaharini membantu korban bencana Palu, berupa 11 unit hunian tetap (Huntap). Terkait dengan penyerahan bantuan itu, Rismaharini bersama delegasi Cities Unies France (CUF) atau Delegasi Asosiasi Pemerintah Kota di Prancis dan Sekjen United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pasific (ASPAC), mendatangi kantor Walikota Palu, Rabu 19 Juni 2019.

Walikota Palu, Hidayat mengatakan memang Walikota se-Indonesia sudah ada pernyataan sikap untuk membantu Hinian Tetap (Huntap). Kebetulan ibu Risma membantu 11 unit Huntap untuk korban bencana.

“Semoga Walikota lain bisa membantu juga karena ada 98 Kota di Indonesia ini, untuk bantuan Huntap dari ibu Risma ini dibangun di Tondo-Talise,” kata Hidayat.

Bahkan kata Hidayat, ibu Risma juga menyampaikan akan membantu untuk membicarakan dengan kota-kota di dunia ini. Olehnya itu dipaparkan master plan dan sait plan kawasan pembangunan Huntap itu.

“Kami berharap hasil pertemuan ini, jika kami dibutuhkan untuk menyampaikan surat atau seperti apa, kami akan menyurat. Tetapi ibu Risma juga sekaligus meninjau beberapa bantuan yang diberikan di Palu seperti pasar, Food Court atau sebuah tempat makan yang terdiri dari gerai-gerai (counters) makanan yang menawarkan aneka menu yang variatif, dan rumah Huntap,” jelas Hidayat.

Hidayat juga mengatakan ibu Risma juga akan berangkat di bulan Juli untuk membawa usulan bantuan-bantuan yang dibutuhkan oleh Kota Palu, termasuk air bersih dan lainnya.

“Ibu Risma bersama Delegasi Asosiasi Pemerintah Kota di Prancis langsung meninjau lokasi yang akan dibangunkan Huntap, Pasar dan Food Court, untuk dananya sudah ada sama ibu Risma. Tetapi dananya bukan sama kita, tetapi mereka langsung memegang dana itu untuk membangun, kami hanya menyiapkan lahan, setelah mereka bangun baru ada penyerahan asetnya,” ujarnya.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam pertemuan tersebut mengatakan bantuan yang akan diberikan kepada Kota Palu, bukan untuk jangka pendek, tetapi untuk jangka panjang.

“Huntap yang akan dibangun itu, bangunan tahan gempa, kami juga sudah bantu Lombok, ketika terjadi gampa ternyata ada beberapa bangunan roboh karena bangunan itu tidak tahan gempa, tetapi bantuan kita tidak roboh,” katanya.

Olehnya itu Risma mengatakan sebaiknya bangunan yang dibangun di Palu dipastikan tahan gempa, karena di Lombok itu terjadi gempa kemarin ada bebera bangunan yang sudah dibangun hacur kembali.

“Jadi saya kira jika bangunan itu tidak tahan gempa saya rasa rugi saja,” ungkapnya.

Selain itu, Risma juga meminta master plan terkait lahan yang disiapkan oleh Pemkot untuk dibangunkan Huntap sehingga nanti akan dibawa ke Jakarta untuk dibicarakan.

“Saya juga saran sebaiknya kita menanam Pohon Mangrove di sepanjang pesisir pantai, olehnya itu saya rasa kita harus memakai alam. Saya akan mencari bantuan diluar, olehnya itu pak Wali sebaiknya siapkan apa keperluan yang dibutuhkan oleh Palu,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas