Home Palu

Walikota Minta Bantuan Motor Tempel Bagi Nelayan

PERTEMUAN - Sekretaris Utama BNPT, Marsda TNI Dr A. Adang Supriyadi bersama rombongan KL saat bertemu Walikota Palu, Hidayat M.Si di ruang Bantaya Kantor Walikota Palu, Rabu, 19 Juni 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Pertemuan dengan Tim Sinergitas KL Pusat

Palu, Metrosulawesi.id – Sekretaris Utama BNPT, Marsda TNI Dr A. Adang Supriyadi, selaku Ketua Pelaksana Tim Sinergitas bersama rombongan Kementerian dan Lembaga (KL) pusat, mengadakan pertemuan bersama dengan Walikota Palu, Hidayat M.Si di ruang Bantaya Kantor Walikota Palu, Rabu, 19 Juni 2019.

Walikota Palu Hidayat mengatakan, akibat bencana bencana gempa, tsunami dan likuifaksi 28 September 2018 lalu, sekitar 40 ribu jiwa lebih masih berada di titik pengungsian, dan baru 70 persen masuk di Hunian Sementara (Huntara) dan 30 persen masih di tenda-tenda.

“Yang paling terdampak ekonominya ada 700-san orang nelayan, parahunya dan perlatan penangkap ikan semua hancur. Kemarin 2018, kami akan mendapatkan bantuan katinting (motor tempelnya) dari Kementerian ESDM untuk nelayan, namun karena bencana, bantuan itu hilang. Tetapi kami sudah menyurat lagi agar bantuan itu dikucurkan lagi,” ujar Hidayat.

Saat itu, kata Hidayat, Pemkot Palu dapat bantuan 815 Katinting dari Kementerian ESDM. Beberapa waktu lalu sudah dijanjikan 200 lebih katinting akan diberikan ke Kota Palu, namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Olehnya itu kami sangat mohon sekali bantuan itu dari Kementerian ESDM, kiranya program itu tetap ada diporsikan kepada kami, karena nelayan di Palu hingga saat ini masih membutuhkan katinting itu,” katanya. 

Untuk perahu kata Hidayat, pada 2019 ini pihaknya sudah adakan sebanyak 250 unit, makanya pihaknya meminta katinting atau motor tempel.

“Agar aktivitas nelayan itu bisa berjalan kembali. Sekarang mereka ingin beraktivitas tidak bisa. Sejumlah 13 kelurahan terkena tsunami,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Tim Sinergisitas Marsda TNI Dr A. Adang Supriyadi mengatakan, tentunya yang diminta oleh Pemkot Palu akan didiskusikan dan menjadi tambahan tugas Tim sinergitas, mana saja yang perlu dibantu.

“Nanti kita diskusi dulu, tentunya Tim Sinergitas hari ini (kemarin-red) silahturahim dulu. Kita berkunjung dulu kepada Gubernur dan Walikota, baru kita sampaikan apa saja rencana aksi kementerian dan lembaga,” ujarnya.

Adang Supriyadi berharap bantuan yang akan diberikan nanti dapat memberikan keringanan di kemudian hari.

“Khususnya untuk Bapak Walikota Palu. Karena memang sinergitas itu penuh dengan koordinasi dan diskusi, mana saja yang perlu dibantu. Semoga ini bisa teralisasi,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas