Home Banggai Kepulauan

Longsor Lumpur Hantam Dua Desa di Bangkep

532
Dua desa di Banggai Kepulauan yakni Desa Tabing dan Desa Kautu dihantam banjir dan longsor lumpur. (Foto: Ist)

Bangkep, Metrosulawesi.id Setelah Bangga Kabupaten Sigi, Bohodopi Kabupaten Morowali, Palasa Kabupaten Parigi Moutong dihantam banjir disertai lumpur, kini giliran dua desa di Banggai Kepulauan yakni Desa Tabing dan Desa Kautu dihantam banjir dan longsor lumpur.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Bangkep, Rabu (19/6) disebutkan curah hujan sepekan terakhir ini yang relatif tinggi di Banggai Kepulauan (Bangkep) Sulteng, membuat struktur tanah di beberapa titik terjadi longsor.

 Sumber Metrosulawesi, Mulyadi, menyebutkan, dua titik mengalami tanah longsor tersebut masing-mading di Desa Tabing Kecamatan Peling Tengah dan ruas jalan di Desa Kautu Kecamatan Tinangkung.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 10.00 Wita, di laporkan Desa Tabing satu rumah dan satu unit  tertimbun material longsor. 

Sementara di Desa Kautu hanya ruas jalan sepanjang sekira 40 meter. Dari hasil laporan Badan Nasioanal Penanggulangan Bencana Daerah (Bangkep) tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Disebutkan, sebagian warga desa Tabing  yang terdampak kini mengungsi ke tempat aman. 

Warga belum berani menempati rumah mereka karena takut ada longsor susulan, menyusul intensitas curah hujan di Wilayah Banggai Kepulauan masih relatif tinggi.

Di Desa Kautu, sejak kemarin pemerintah menurunkan alat berat untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi ruas jalan.

 Sebelumnya warga Kautu dan sekitarnya tidak dapat mengakses satu-satu jalan menuju Salakan Ibukota Banggai Kepulauan.  Untuk sampai ke Salakan selama dua hari  sebagai warga menempuh perjalanan laut dengan menggunakan perahu ketinting. Atas peristiwa tersebut, pemerintah menghimbau kepada warga, agar lebih waspada karena curah hujan diwilayah itu masih relatif tinggi. (*/mp)

Reporter: Masruhim Parukkai

Ayo tulis komentar cerdas