Home Sulteng

Dua Paskibraka Sulteng Siap Menuju Nasional

783
FOTO BERSAMA - Kadispora Sulteng, Irvan Aryanto saat foto bersama Paskibraka Putra dan Putri yang lolos ke nasional, Rafli Mohammmad M Tahir siswa dari SMAN 2 Palu, kelas X (1) dan Afifa Anggraini Cano dari SMAN 1 Banggai dan sejumlah anggota Paskibraka dan pelatih di Palu belum lama ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menetapkan dua nama putra dan putri daerah untuk diberangkatkan ke tingkat nasional menjadi Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulteng Irvan Aryanto melalui ponselnya, Rabu, 19 Juni 2019.

“Kami tetapkan Putranya berasal dari Palu dan Putrinya dari Banggai. Rencananya mereka akan berangkat Juli 2019,” kata Irvan.

Menurut Irvan, persiapan mereka saat ini sama seperti anggota Paskibraka Sulteng lainnya, tetap mengikuti kegiatan pelatihan.

“Jadi tidak ada keistimewaan mereka, tetap latihan seperti biasa dengan Paskibraka lainnya,” ungkapnya.

Kata Irvan, yang menentukan dua orang Paskibraka ke tingkat Nasional ini adalah Pemerintah Daerah, karena Pemda yang lebih mengetahui kondisi siapa yang lebih layak atau tidaknya seorang Paskibraka.

“Kami juga telah melakukan seleksi secara bertahap yang  melibatkan semua teman-teman termasuk pelatih,” ujarnya.

Irvan berharap putra dan putri Paskibraka yang akan berangkat ke tingkat nasional ini dapat membawa nama baik Provinsi Sulteng, dengan menampilkan perilaku-perilaku yang baik.

“Karena mereka ini bukan membawa nama diri tetapi membawa nama daerah,” tegasnya.

Sementara itu Komandan Latihan Paskibraka Provinsi Sulteng Tahun 2019 Tahir Mahyuddin mengungkapkan, tim yang dibentuk oleh Dispora Sulteng telah menyeleksi calon Paskibraka dari semua Kabupaten di Sulteng.

“Syarat yang diminta dari pusat itu minimal tinggi badan 165 meter untuk putri sementara 170 meter untuk putra. Tetapi biasanya Sulteng tidak pas mengambil tinggi badan itu, tetapi posisi tinggi yang sedikit diatas, agar kita bisa dapat posisi-posisi yang bagus, seperti 178 putra dan putri 170 ke atas,” jelas Tahir.

Olehnya itu, kata Tahir, dari 26 pasang putra dan putri dari Kabupaten ditambah dari hasil seleksi di Provinsi sekitar 10 pasang diadu selama satu bulan. Akhirnya dari jumlah 26 pasang yang diseleksi itu diperkecil lagi hingga 10 pasang.

“Kemudian dari 10 pasang datang tim dari pusat untuk memonitoring, mereka meminta sekitar enam-tujuh pasang. Maka kita Dispora bersama Tim Purna Paskibraka Indonesia Sulteng menyiapkan sebanyak enam pasang. Setelah itu diseleksi lagi hingga menjadi dua pasang, tetapi yang menentukan itu adalah provinsi,” ungkapnya.   

Setelah itu kata Tahir, Pemprov Sulteng langsung menyeleksi lagi dua pasang itu, kemudian ditetapkanlah melalui pengumuman nama Paskibraka yang akan ke tingkat nasional menjadi satu pasang, pertama Putra bernama Rafli Mohammmad M Tahir siswa dari SMAN 2 Palu  yang duduk di kelas X (1), sementara Putri  bernama  Afifa Anggraini Cano dari SMAN 1 Banggai, juga masih duduk di kelas X. 

“Sudah ada satu pasang anggota Paskibraka yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi, tetapi jika keduanya mengalami sakit atau salah satunya mengalami halangan, maka akan digantikan dengan pasangan sebelumnya,” ungkapnya.

Kata dia, satu pasang Paskibraka Sulteng ini sudah harus di Jakarta pada 25 Juli 2019 dan langsung ikuti karantina di PP PON (Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional) Cibubur Jakarta.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas