FOTO BERSAMA - Kepala kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Suparman didampingi jajaran foto bersama peserta sosialisasi APAPO dengan melibatkan berbagai pihak di Palu, Selasa, 18 Juni 2019. ( (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)
  • Imigrasi Palu Sosialisasi Aplikasi APAPO

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam pelayanan permohonan paspor, masyarakat tidak perlu lagi mengantre seperti sebelumnya. Itu karena Imigrasi Palu telah meluncurkan Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (APAPO).

Agar diketahui masyarakat luas, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu menyosialisasikan APAPO dengan melibatkan berbagai pihak. Sosialisasi berlangsung di salah satu hotel di Palu, Selasa, 18 Juni 2019.
Kepala kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Suparman mengungkapkan aplikasi APAPO untuk membantu memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen perjalanan keluar negeri, tanpa harus menunggu berjam-jam mendapatkan pelayanan dari petugas imigrasi.

“Peluncuran aplikasi APAPO bukti nyata peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat yang membutuhkan dokumen keimigrasian,” ujar Suparman.

Ia mengatakan langkah tersebut merupakan solusi untuk menyiasati permasalahan yang selama ini dihadapi masyarakat dalam mengurus paspor harus datang lebih awal untuk bisa mendapatkan nomor antrean pengajuan permohonan paspor.

Bahkan, kata dia, di kota-kota besar para pemohon paspor datang dari subuh hari, namun tidak mendapatkan nomor antrean. Berdasarkan kondisi seperti itu, maka jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM melakukan terobosan baru yang berbasis teknologi dengan menyediakan aplikasi permohonan paspor online yang sudah diberlakukan di hampir seluruh kantor imigrasi yang ada di tanah air, termasuk di Provinsi Sulteng.

Dengan aplikasi tersebut, kata Suparman, masyarakat yang akan mengajukan permohonan paspor dapat mendaftarkan atau mendapat nomor antrean dimaksud tanpa harus datang lagi ke kantor imigrasi setempat. Masyarakat sendiri yang menentukan kapan dan jam berapa datang ke kantor imigrasi untuk melakukan perekaman dan foto serta membawa persayatan yang diperlukan.

“Pada intinya dengan aplikasi APAPO semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ucap Suparman.

Aplikasi APAPO dapat diakses masyarakat melalui website atau diunduh melalui smartphone. Pekluncuran APAPO yang dirangkai sosialisasi penyesuaian tarif PNBP Keimigrasian diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas instansi pemerintah, swasta, BUMN dan media cetak/online.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas