Home Palu

Kemenag Sulteng Upayakan Pembangunan MTsN 3 Palu

H Kamaruddin. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, H Kamaruddin mengaku hingga saat ini belum ada bangunan baru Madrasah Tsnawiyah (MTs) Negeri 3 Palu. Olehnya pihak sekolah masih mengandalkan bangunan yang bersifat sementara atau disebut kelas darurat.

“Kami juga masih sementara mengupayakan untuk mencari tempat (lahan) baru, karena pihak pusat telah menyampaikan akan mengusahakan pembangunan gedung MTsN 3 Palu, tetapi pusat meminta sebaiknya pihak daerah menyiapkan lahan. Jika sudah tersedia lahan, pusat akan upayakan membangun gedung baru untuk MTsN 3 Palu,” ujar Kamaruddin di ruang kerjanya, Senin, 17 Juni 2019.

Kata dia, yang baru diusulkan tahun ini adalah anggaran untuk Computer Based Test (CBT) dan kebutuhan operasional sekolah. Sebab MTsN 3 Palu banyak kehilangan komputer karena di curi saat bencana gempa lalu.

Untuk itu kata Kamaruddin, untuk pembangunan gedung MTsN 3 Palu Kemenag Sulteng pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat. Pusat bersedia menyiapkan anggaran untuk pembangunan, namun tidak untuk lahan.

“Kami saat ini sementara lakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota. Informasi yang kami dapatkan, bahwa Pemkot Palu akan menyiapkan lahan di sekitar Palu Utara, tetapi masih dalam pertimbangan, karena pihak pusat harus memeriksa dulu, apakah lahan itu memenuhi syarat, dalam artian tidak terjadi penumpukan di daerah tersebut, karena di Palu Utara juga ada MTsN 4 Palu,” ujarnya.

Selain itu kata Kamaruddin, ada juga informasi Pemkot Palu akan sediakan lahan untuk MTsN 3 Palu di daerah Hunian Sementara Petobo. Tentunya hal ini juga harus ada pertimbangkan.

“Yang pasti saat ini semua siswa masih tetap belajar di lokasi MTsN 3 Palu, meskipun tempat yang digunakan masih bersifat kelas sementara,” ungkapnya.

Meskipun MTsN 3 Palu kata Kamaruddin, masih belajar di kelas darurat, namun jumlah peminat untuk masuk di sekolah tersebut tidak berkurang, jika dibandingkan tahun lalu. Tahun ini animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MTsN 3 Palu mengalami kenaikan.

“Saya mendapatkan informasi sudah 200 lebih pendaftar masuk di MTsN 3 Palu. Tentunya semua siswa ini akan diseleksi dulu. Saya juga bersama Pak Kakanwil Kemenag Sulteng inginkan bahwa segera mungkin ada lokasi baru untuk MTsN 3 Palu, tetapi ini semua masih dalam proses komunikasi,” ujarnya.

Selain itu, menurut Kamaruddin, Penerimaan Peserta Didik Baru  pada jenjang MTsN tidak asal asal menerima banyak ssiwa, karena Madrasah lebih mengedepankan kualitas. Olehnya itu siswa masuk harus diseleksi secara baik.

“Sehingga Madrasah harus pertimbangkan juga dalam menerima siswa baru, tentunya sesuai kuota  atau jumlah rombongan belajar (rombel). Tentunya kami ingin mengakomodir semua siswa baru untuk masuk di Madrasah, tetapi dengan ketentuan dan syarat yang berlaku,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas