Home Palu

Belasan Makam TPU Nunu Dibakar

PEMBAKARAN MAKAM - Salah seorang warga yang memposting di media sosial soal pembakaran makam di daerah Nunu, belum lama ini. (Foto: Ist)
  • Warga Minta Kepolisian Segera Tangkap Pelaku

Palu, Metrosulawesi.id – Warga Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga digegerkan dengan aksi pembakaran belasan makam yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Aksi itu terjadi di tiga titik Tempat Pemakaman Umum (TPU) wilayah tersebut.

Menurut seorang Tokoh Masyarakat Nunu, Sarif Tikku, kondisi sejumlah makam yang ada di kompleks TPU dibakar oleh orang yang tak dikenal pada Minggu malam lalu.

“Bekas pembakaran masih tampak terlihat di beberapa makam yang masih memiliki hubungan keluarga yakni ibu dan anaknya, dua makam ini dibakar secara bersama-sama,” ujar Sarif di Palu, Selasa, 18 Juni 2019.

Sarif mengungkapkan, sebanyak belasan makam se-Kelurahan Nunu yang juga dibakar, aksi brutal ini kerap terjadi pada malam hari.

Tokoh Masyarakat Nunu, Sarif Tikku. (Foto: Ist)

Pasca terbakarnya belasan makam di kelurahan itu, sebagian warga melakukan penjagaan di seputaran TPU tersebut.

“Kami mengetahui terbakarnya belasan makam ini selesai lebaran. Waktu itu ada penguburan salah satu keluarga kami, setelah itu kami melihat sejumlah makam warga terbakar. Bahkan kami menerima informasi, ternyata bukan hanya satu makam dibakar, tetapi ada beberapa titik makam warga di Nunu dibakar oleh orang tak dikenal,” ujarnya.

Sarif mengatakan, menurut warga lain, dibakarnya makam ini kemungkinan sebelum puasa, kemudian berlanjut lagi saat puasa dan pasca lebaran.

“Terakhir terjadi tadi malam (kemarin-red), yang diperkirakan dibakar sekitar pukul 20.00 wita malam,” ungkapnya.

Sesuai Pantauan Metrosulawesi, terlihat ada tiga makam yang dibakar orang tidak dikenal di salah satu TPU, bahkan satu makam diantaranya dicabut nisannya. Akibat belum terungkapnya motif dan pelaku yang melakukan pembakaran ini, warga setempat meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menyelidiki dan menangkap pelaku yang tega membakar belasan makam tersebut.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas