Home Palu

Arus Balik Pelabuhan Pantoloan Naik 80 Persen

Kapolsek KP3 Pantoloan, Ipda I Ketut Sugiarta, SH. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Penumpang Kapal Pelni arus balik libur lebaran melalui Pelabuhan Pantoloan Tawaeli Kota Palu mengalami kenaikan mencapai 80 persen.

Kapolsek KP3 Pantoloan Ipda I Ketut Sugiarta mengatakan untuk arus balik penumpang kapal Pelni Pelabuhan Pantoloan mengalami peningkatan 80 persen pada Sabtu, 15 Juni 2019.

“Kenaikan penumpang tersebut dilihat dari adanya peningkatan jumlah penumpang yang turun maupun naik di Pelabuhan Pantoloan Kota Palu  mengunakan  kapal KM Labobar. Penumpang yang turun ada 291 orang dan yang naik mencapai 1.998 orang. Sementara penumpang lanjutan yang tetap dalam kapal 2.191 orang, data sebelumnya tidak sebanyak itu,” katanya, Senin, 17 Juni 2019.

Terkait dengan keamanan kata dia, personel Polsek KP3 Pantoloan  bersama sejumlah perseonel Pol Air, perseonel  perhubungan laut,  serta Instasi yang terkait disiagakan di Pelabuhan Pantoloan. Personel tidak hanya diturunkan begitu saja, namun membantu masyarakat arus balik lebaran melalui pelabuhan setempat agar tertib lancar, aman dan nyaman.

“Personel yang disiagakan melaksanakan pemeriksaan barang, dengan tujuan sasaran sajam, handak, miras, narkoba, jamret, parkir liar, percaloan, barang bawaan penumpang dan barang ilegal lainnya, yang selama giat berjalan aman dan lancar, hasil giat nihil,” jelasnya.

Ipda I Ketut Sugiarta jelaskan, perlunya pemeriksaan kepada penumpang maupun barang serta tiket penumpang, untuk menghindari dari terjadinya tindak kejahatan di atas Kapal selama perjalanan dan penumpang yang naik kapal benar-benar terdaftar sebagai penumpang.

“Pada hari Sabtu 15 Juni 2019, sekitar pukul 16.20 wita, Kapal  KM. Labobar tiba di dermaga Pelabuhan Pantoloan, dari Bitung, dan selanjutnya berangkat pukul 18.45 wita, menuju Balikpapan, dan selama giat lancar, aman,” ucapnya. “Kami juga melakukan hal serupa di Pelabuhan penyebrangan Ferry Taipa, Kota Palu, memeriksa kenderaan, barang bawaan yang naik maupun turun kapal serta surat-surat. Penumpang 507 orang, R2 35 unit, R4 12 unit, R6 tiga unit, juga ada peningkatan 90 persen namun masih batas normal,” tandas Ketut Sugiarta.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas