Ali Asegaf - M Taufik. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)
  • Triwulan III, Serapan Anggaran Masih 12 Persen

Donggala, Metrosulawesi.id – Memasuki triwulan III serapan anggaran OPD di Donggala dinilai belum maksimal dan bisa berimplikasi banyaknya program tidak bisa terlaksana hingga akhir tahun penganggaran. 

Seperti Dinas Perikanan hingga memasuki TW III dinas yang dinakhodai Ali Asegaf serapan anggaran diperkirakan mencapai 12%. Hal ini menyebabkan mitra kerjanya di komisi II berang dan memperoslakna kinerja dinas perikanan.

“Pak kadis jangan terlalau banyak ‘ba kecap’ (banyak omong) bicara mengeksplorasi program. Saya tanya komiu realisasi serapan dinasnya komiu hingga TW II?” kata politisi Nasdem Taufik sore kemarin saat rapat dengan mitranya di ruang komisi II (17/6).

Di hadapan anggota Komisi II, Kadis perikanan Ali asegaf menjawab bahwa dinasnya hingga saat ini baru bisa menyerap anggaran sekitar 12%, dikarenakan dinasnya fokus pada pembinaan pemberdayaan nelayan dalam artian utamakan dulu progres pekerjaan  baru menyusul peneyerapan anggarannya.

“Ini bukan persoalan lambat, tetapi bagaimana progres pekerjaan di lapangan. Kami akui baru sekitar 600 juta serapan anggran yang sifatnya LS (DAU), besok saya akan berikan data serapan anggaran dari TEPRA, insya allah memasuki TW III serapan anggran bisa 60%” sebutnya.

Mendengar jawaban kadis, politisi asal Wani yang betah membujang ini naik pitam. Dia mengaku heran mengapa Dinas Perikanan harus berkoordinasi lagi dengan TEPRA terkait serapan anggaran, karena menurutunya TEPRA itu dikhusukan untuk program seluruh OPD.

“TEPRA itu untuk seluruh OPD, yang kami undang kan cuma dinasnya komiu kenapa harus menunggu data TEPRA realisasi serapan anggaran dinas perikanan? Kalau begitu lebih  baik sekda saja dimintai keterangan, saya tanya komiu pak kadis siapa yang menginput TEPRA di dinasnya komiu?,” sebutnya.

Mendengar pernyataan dari politisi Nasdem itu Kadis Perikanan Ali Asegaf akan memberikan data realisasi anggaran karena menurutnya operator TEPRA berasal dari dinas yang dipimpinnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas