Home Donggala

Donggala Siap Aktifkan Perumda Kelola Tambang

Moh Yasin. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Pemkab Donggala akan memperbaiki tata kelola tambang galian C yang beroperasi di seputaran Desa Loli Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Tujuannya memperbaiki tata kelola pengelolaan mineral bukan logam dan bantuan (MBLB) dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selama ini, kekayaan alam yang dimiliki Donggala di sektor tambang merupakan sumber pemasukan dan diperlukan penaganan serius dalam pengelolaannya.

“Kita punya sumber daya alam yang luar biasa menghasilkan produk logam dan batuan yang sangat diakui kualitasnya, dan sektor pajak mineral bukan logam merupakan sumber penerimaan yang signifikan terhadap PAD, kita perlu penanganan yang serius dalam tata kelola MBLB itu,” kata Wakil Bupati Donggala Moh yasin saat ditemui di kantornya, Jumat sore (16/6).

“Pemkab berencana menghidupkan kembali perusahaan daaerah (Perumda) untuk andil di sektor tambang galian C, untuk menuju ke Perusda saat ini kami sudah menyusun langkah- langkah logis dan realistis untuk mengerahkan sumberdaya yang ada, termasuk menentukan arah kebijakan keuangan daerah di sektor tambang galian C,” ujarnya.

Selain itu Moh yasin menambahkan Pemkab Donggala akan menjalin komunikasi dengan daerah lain utamanya wilayah Kalimantan yang selama ini mengidolakan produk MDLB Kabupaten Donggala.

“Untuk meningkatkan PAD di sektor MBLB kami targetkan adalah Pemerintah Kota Balikpapan, karena selama ini pasir dan batu (Sirtu) di Kabupaten Donggala adalah sirtu terbaik dan telah dinikmati oleh masyarakat Balikpapan. Di sini kan ada keuntungan besar bagi daerah jika dikelola dengan baik salah satunya pengaktifan kembali Perusahan Umum Daerah (Perumda),” sebutnya.

“Berdasarkan hitungan pajak pendapatan daerah Kabupaten Donggala di sektor tambang galian C sekitar 23 sampai 25 miliar pertahun. Ini harus ditingkatkan dengan cara Pemkab Donggala tidak terpaku dan diam saja sambil menunggu hasil pajak yang dibayar oleh perusahaan tambang, namun bagiamana Pemkab bisa ikut menjadi pelaku usaha tambang  melalui Perumda,” tutupnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas