Home Palu

Semua Mahasiswa Bisa Ambil SP

Prof Mahfudz MP. (Foto: Ist)
  • Rektor Untad: Tunjuannya Kurangi DO

Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr Ir Mahfudz MP akan mengeluarkan terobosan dalam mempercepat masa studi mahasiswa. Rektor berencana semua mahasiswanya bisa memprogramkan mata kuliah Semester Pendek (SP) tanpa harus karena perbaikan atau pengulangan.

“Jadi nanti setiap tahun harus ada semester pendek karena pengulangan dan untuk mata kuliah baru,” ungkap Prof Mahfudz di Palu, Rabu, 12 Juni 2019.

Rektor mengatakan hal tersebut harus sudah dilakukan untuk membantu mahasiswa mempercepat masa studi. Tujuannya dikatakan untuk mengurangi angka drop out (DO) mahasiswa Untad yang hampir setiap tahun mencapai ratusan hingga ribuan.

“Kita tidak bisa biarkan mahasiswa nanti diakhir studi baru bisa ambil semester pendek, harus sudah dirubah. Kita berharap tahun 2020 mendatang angka DO untuk angkatan 2016 turun drastis,” ucapnya.

Kata Prof Mahfudz, saat aturan SP nantinya bisa diprogramkan semua mahasiswa, kemungkinan perpanjangan masa studi tidak diberikan lagi. Sebab dengan ikut SP, masa studi maksimal lima tahun dinilai sudah sangat cukup.

“Ini tugas Dekan agar bisa diterapkan di fakultas, kalau ada dosen yang tidak mau mengajar semester pendek jangan diberikan remonnya. Ini dilakukan demi anak-anak kita agar bisa cepat selesai,” tutur Prof Mahfudz.

Olehnya Rektor kembali menegaskan Dekan harus mencari cara agar semester pendek bisa diberikan bukan hanya karena mata kuliah pengulangan. Diyakini apabila bisa diterapkan dalam waktu dekat, target Untad nol persen mahasiswa drop out bisa terwujud.

Komitmen menekan angka DO sebelumnya telah disampaikan Rektor Prof Mahfudz saat melantik jajaran Wakil Rektor Untad beserta sejumlah pejabat lainnya di Palu, Selasa, 30 April lalu.

“Saya berharap agar presentase mahasiswa yang terancam DO diupayakan tidak ada lagi,” ujar Prof Mahfudz.

Untuk mewujudkannya, salah satu upaya yang dilakukan dengan menjamin kelancaran proses akademik. Beban terbesar mewujudkannya dipercayakan kepada Wakil Rektor Bidang Akademik yang kini dijabat Dr Lukman Nadjamuddin. Rektor berharap Dr Lukman bisa menciptakan terobosan yang berorientasi untuk percepatan penyelesaian studi mahasiswa.

“Sesuai visi-misi saya, proses pembelajaran dan pemutuan akademik harus semakin meningkat. Untad sebagai salah satu perguruan tinggi yang sudah diperhitungkan, maka menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memajukan mutu pendidikannya,” tandas Rektor.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas