Home Palu

DukungGuru Tua dan Mangge Rante Jadi Pahlawan Nasional

888
Ketua MUI Pusat Prof KH Ma’ruf Amin di kediaman Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Hi Ali di Jalan Swadaya, Palu, Jumat 14 Juni 2019. (Foto: Ist)
  • Ma’ruf Amin: Terima Kasih Masyarakat Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Anggota DPR RI Ahmad M Ali meminta dukungan kepada KH Ma’ruf Amin agar usulan pahlawan nasional dari Sulawesi Tengah mendapat persetujuan untuk diangkat menjadi pahlawan nasional.

Permintaan dukungan itu diutarakan langsung Ahmad M Ali saat menerima kunjungan Wakil Presiden terpilih, KH Ma’ruf Amin dikediamannya Jalan Swadaya Kota Palu, Jumat 14 Juni 2019.

“Saya secara pribadi meminta dukungan langsung kepada Pak Ma’ruf agar usulan pahlawan nasional dari Sulawesi Tengah dapat direalisasikan. Pasalnya, Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah yang sampai hari ini belum ada pahlawan nasionalnya, padahal pejuang-pejuang masa lalu sangat banyak dari sini,” kata Ahmad M Ali, kepada wartawan.

Ahmad Ali mengaku bahwa KH Ma’ruf Amin sangat mendukung usulan tersebut apalagi yang diusulkan itu adalah ulama.

“Kita harus dukung ulama menjadi pahlawan nasional,” tutur Ahmad Ali mengutip pernyataan Ma’ruf Amin.

Saat ini ada dua usulan pahlawan nasional dari Sulawesi Tengah, yakni H.S Idrus Bin Salim Aljufri (Guru Tua) dan Pue Lasadindi (Mangge Rante). Walaupun pembicaraan dengan KH Ma’ruf Amin banyak membahas Guru Tua, namun Ahmad Ali menegaskan semuanya akan didorong.

“Walaupun pembahasannya banyak berkaitan dengan Guru Tua, tapi kita meminta dukungan juga untuk Pue Lasadindi. Bukan hanya mereka berdua, masih banyak tokoh-tokoh yang akan kita dorong menjadi pahlawan, salah satunya Hi Hayyun,” ungkap Ahmad Ali.

Begitu besar peranan tokoh-tokoh tersebut, sudah selayaknya negara memberikan apresiasi dengan mengangkat menjadi Pahlawan Nasional.

Saat ini ada dua nama yang diusulkan kepusat menjadi Pahlawan Nasional yakni Guru Tua dan Pue Lasadindi. Harapannya dua tokoh yang memberikan perubahan untuk Sulawesi Tengah itu segera diangkat menjadi Pahlawan Nasional.

“Pak Ma’ruf sangat mendukung ulama menjadi Pahlawan Nasional, bahkan pak Ma’ruf mengatakan akan menandatangi begitu usulannya sudah sampai kepadanya,” ucap Ahmad M Ali.

Anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 ini juga menyampaikan terimakasih kepada KH Ma’ruf Amin yang sudah mampir dikediamannya dan mendengarkan keinginan masyarakat Sulawesi Tengah. Ahmad Ali mengajak kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah mendoakan agar apa yang menjadi harapan masyarakat segera dipenuhi.

Sementaraitu, padasesikonferensipers, Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin mengucapkan terima kasih kepada Ahmad M Ali selaku Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulawesi Tengah atas kemenangan pasangan Capres Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Sulawesi Tengah pada Pemilu 17 April 2019.

Capaian 54% lebih kemenangan pasangan nomor urut 01 di Sulawesi Tengah turut memberi kontribusi kemenangan secara nasional yang mengantarkan kemenangan bagi pasangan yang diusung partai Nasdem bersama empat partai lainnya.

Kemenangan di Sulawesi Tengah ini menjadi catatan bagi Ma’ruf Amin dalam membangun Indonesia kedepan. Pemerataan pembangunan akan terus dilakukan diseluruh wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah.

“Terimakasih kepada masyarakat Sulawesi Tengah atas dukungannya pada Pemilu 17 April 2019 lalu. Pemerataan pembangunan akan terus dilanjutkan keseluruh tanah air,” tutur Ma’ruf Amin.

Haul Guru Tua

Ma’ruf Amin tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. (Foto: Tahmil Burhanuddin/ Metrosulawesi)

Siang ini, Ma’ruf Amin, dijadwalkan meletakkan batu pertama pembangunan Islamic Centre pertama di Desa Tinggede Selatan, Kecamatan Marawola, Sigi, Sabtu 15 Juni 2019.

Islamic Centre direncanakan mulai dibangun pada Juni 2019. Pembangunan pusat pendidikan itu berkat kerja sama antara Taiwan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lewat kerja sama itu, Taiwan memberikan bantuan pemulihan pascabencana kepada MUI kurang lebih Rp7,4 miliar. Anggaran itu dimanfaatkan untuk membangun sarana pendidikan di atas lahan kurang lebih 1,1 hektare.

“Saya akan menghadiri Haul Guru Tua dan memberikan bantuan rumah wakaf kepada masyarakat kerjasama MUI dan Taiwan, selain itu juga meletakkan batu pertama pembangunan Islamic Center,” tutur Ma’ruf merinci kegiatannya selama di Kota Palu.

Sebelum peletakan batu pertama, Ma’ruf Amin terlebih dahulu menghadiri acara Haul pendiri perguruan Islam Alkhairaat Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, pagi ini.

Ma’ruf Amin tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Jumat 14 Juni 2019, pukul 17.45 Wita. Dia menggunakan pesawat pribadi milik Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dan langsung menuju ke kediaman Bendahara Umum Partai NasDem, H Ahmad M Ali, di Jalan Swadaya, Palu. Ma’ruf Amin dijamu makan malam di rumah anggota DPR RI dan salat magrib berjamaah.  Tadi malam, Am’ruf Amin juga menggelar silaturahmi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, ormas Islam dan pengurus MUI. (edy/el)

Reporter: Djunaedi, Elwin Kandabu
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas