Home Palu

Palu Stop Cetak e-KTP

PELAYANAN - Suasana Pelayanan di Kantor Disdukcapil Kota Palu beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu sampai saat ini belum bisa mencetak KTP Elektronik (e-KTP). Hal itu disebabkan Jaringan Komunikasi Data (Jarkomdat) Disdukcapil Palu yang masih diputus oleh pusat.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Palu, Fajarini mengatakan, Disdukcapil Palu masih terus mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) Sementara yang merupakan penganti e-KTP.

“Sejak tanggal 13 Mei hingga 12 Juni 2019 suket yang kami keluarkan mencapai 438 lembar untuk warga Kota Palu yang mengurus e-KTP,”  kata Fajarini melalui ponselnya, Kamis, 13 Juni 2019.

Diketahui, pemutusan Jarkomdat itu buntut pelantikan Kepala Dinas Dukcapil Palu Rosidah Thalib yang tanpa Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Dukcapil.

Kepala Dinas Dukcapil Sulteng Abd Haris Yatolembah sebelumnya, telah meminta Walikota Palu Hidayat bergerak cepat untuk menyelesaikan polemik pemutusan Jarkomdat tersebut. Sebab dengan pemutusan itu, pelayanan kependudukan kepada masyarakat menjadi terhenti.

“Saya minta pak wali segera melakukan koordinasi ke pihak Kemendagri, karena mereka yang punya kewenangan terkait pemutusan Jarkomdat. Kita tidak ingin masyarakat lebih lama lagi menjadi korban atas polemik ini,” tegas Haris.

Menurut Haris pemutusan Jarkomdat harusnya tidak terjadi apabila walikota mengikuti aturan main. Seorang walikota kata Haris tidak mungkin tak mengetahui bahwa pejabat Dukcapil hingga eselon IV harus melalui SK Mendagri.

“Beliau itu (walikota) seorang pamong sejati, karinya cemerlang, tidak mungkin tak tahu aturan itu. Sekarang walikota harus menerima sanksi pemutusan Jarkom akibat pelantikan yang dilakukannya tanpa SK Mendagri,” ujar Haris.

Haris mengatakan untuk mengatifkan kembali Jarkomdat, walikota harus segera mengusulkan SK Mendagri atas pelantikan Rosidah Thalib. Hanya dengan cara itu, Jarkomdat Dukcapil Palu akan diaktifkan kembali.

“Kalau pak wali memang peduli kepada masyarakat harus segera mengurus pengatifkan kemabali Jarkom Dukcapil Palu,” tandas Haris.

Meskipun Jarkomdat masih di putus oleh pusat, namun pelayanan masyarakat dalam hal kepengurusan KTP elektronik (e-KTP) dan kepengurusan dokumen kependudukan lainnya tetap berjalan.

“Pelayanan kita tetap laksanakan, meskipun Jarkomdat hingga saat ini belum konek dari pusat, tetapi perekaman e-KTP serta lain kami tetap jalan. Tapi untuk pencetakkan e-KTP belum bisa kami lakukan karena terkendala koneksi jaringan. Untuk sementara kami mencetakkan Surat Keterangan (suket) penganti e-KTP,” jelas Rosida.

Rosida mengaku pelayanan tidak terhambat dan tetap berjalan hanya saja untuk pencetakkan e-KTP belum bisa dilakukan.

“Kami juga sementara ini masih melakukan koordinasi dengan pihak pusat karena kita juga belum ketahui apa sebenarnya alasan hingga Jarkomdat diputus,” ungkapnya.

Kata Rosida sebagai Kadisdukcapil Palu yang baru dilantik oleh Walikota Palu pihaknya belum ada keluar kota, karena pihaknya ketika masuk di Dukcapil masih fokus melayani masyarakat dalam mengurus dokumenya.

“Kemungkinan setelah tugas saya melayani masyarakat selesai, saya akan tetap lakukan koordinasi dengan pihak pusat,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas