Home Pendidikan

PPDB Pasigala Dapat Perlakuan Khusus

Irwan Lahace. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Irwan Lahace mengungkapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) saat ini telah masuk tahap pengembalian formulir pendaftaran.

“Untuk Kota Palu, Donggala dan Sigi (Pasigala) PPDB-nya diatur secara khusus,” kata Irwan di ruang kerjanya, Selasa, 11 Juni 2019.

Irwan mengatakan inti dari PPDB ini adalah jangan sampai ada anak-anak yang tidak bersekolah.

“Daerah yang terdampak bencana ada kekhususan dari pemerintah terkait PPDB, sehingga ada zonasi terbatas,” ujarnya.

Contohnya kata Irwan, siswa dari Kabupaten Donggala pindah ke Kota Palu karena mengikuti orang tuanya, kemudian mendaftar di salah satu sekolah di perkotaan itu disilahkan dan tidak menjadi masalah.

“Kita tidak melarang siswa pindahan yang mengikuti orang tuanya, kami tetap tolerir siswa pindahan dari luar daerah yang terdampak,” ungkapnya.

Kemudian Irwan menegaskan, jangan sampai ada anak-anak yang berada di radius satu kilometer dari sekolah tersebut tidak dapat diterima oleh pihak sekolah karena akan menjadi masalah.

“Mengenai semua itu saya sudah instruksikan kepada semua kepala sekolah melalui surat edaran agar semua itu harus diantisipasi,” katanya.

Disisi lain, Irwan juga mengungkapkan tingkat kehadiran pegawai di kantor Disdikbud Sulteng yang jumlahnya kurang lebih 500 orang pasca libur Idul Fitri, jika dipresentasekan tingkat kehadiranya mencapai 99 persen, sisanya itu alasan sakit.

“Setelah itu saya menindaklanjuti inspensik mendadak (sidak) di empat sekolah, diantaranya dua SMK dan dua SMA, mengenai tingkat kehadiranya juga hampir sama 99 persen. Karena memang penegasan pada Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2019 tetang cuti bersama itu memang begitu tegas,” ujarnya.

Bahkan kata dia, pihaknya juga telah menegaskan ke semua kepala cabang Dinas di masing-masing wilayah agar pada waktu sidak semua harus berada di tempat. Sebab kepala cabang Dinas ini pihaknya perintahkan untuk turun di satuan pendidikan yang menjadi kewenanganya di SMA, SMK dan SLB.

Reporter: Moh Fadel

Ayo tulis komentar cerdas