Home Parigi Moutong

Panitia Pastikan Keaslian Ijazah Calon Kades

569
ILUSTRASI - Ijazah SD. (Foto: Ist)

Parimo,Metrosulawesi.id – Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Ranomaisi Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), meloloskan salah satu bakal calon Kepala Desa (Kades) yang diduga bermasalah pada ijazahnya.

Informasi yang diperoleh media ini, ijazah yang diduga bermasalah tersebut milik salah seorang bakal calon bernama Aslan. Dalam berkas adminitrasi yang melapirkan ijazah dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau sederajat, terdapat kejanggalan yakni, pada foto ijazah SD.

Ketua P2KD Ranomaisi Sirman yang dikonfirmasi media ini membenarkan terkait persoalan foto pada ijazah SD salah satu bakal calon Kades Ranomaisi tersebut.  Namun anehnya, pihaknya memberikan kebijakan kepada yang bersangkutan dengan mencabut foto yang menimbulkan persoalan itu.

Sirman mengatakan, yang menjadi pegangan pihaknya sebagai panitia meloloskan yang bersangkutan, bahwa ijazah yang dilampirkannya asli dengan dibuktikan telah dilegalisirnya ijazah itu oleh pihak sekolah, meskipun foto yang digunakan bukan yang bersangkutan.

Pihaknya baru mengetahui persoalan foto itu, setelah mendapat SMS dari salah satu anggota. Kemudian, pihaknya langsung meminta ijazah asli dari yang bersangkutan, untuk memastikan hal itu. 

“Ternyata memang betul, itu foto anak tirinya. Dia pun mengakui, menempel foto itu karena sudah tidak ada foto diijazah itu, makanya dia tempel foto anak tirinya,” kata dia. 

Meskipun terkesan ada upaya membohongi, namun pihaknya harus sedikit memberikan kebijakan, karena keaslian ijazah itu. Bila memang ijazah itu tidak asli, pihaknya jelas akan langsung mengambil langkah menggugurkan yang bersangkutan. 

“Jadi pertimbangannya disitu, dan pihak sekolah melegalisir dan membenarkan soal keaslian ijazah itu. Jadi kalau memang ada yang pihak lain yang melapor dan mempersoalkan keputusan itu, kami sudah siap dengan semua risikonya dan siap dipanggil untuk memberikan keterangan bila dibutuhkan,” tegasnya.

Berdasarkan keputusan itu, ijazah yang saat ini dimiliki oleh pihak P2KD merupakan ijazah SD milik Aslan tanpa foto dan telah dilegalisir kembali pihak sekolah, menggantikan ijazah yang dipersoalkan.

Reporter: Zoel Fahry Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas