Home Palu

Ini Saran Polisi, Jika Ada Kejadian Tabrak Lari Atau Laka Lantas

1026
Kanit Laka Satlantas Polres Palu, Ipda Muhammad Krisna Bayu. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Sering kita mendengar peristiwa tabrak lari, dan itu ketika si penabrak panik dan ketakutan. Terutama bagi pengendara mobil yang menabrak pemotor, atau pengendara pemotor yang menabrak pejalan kaki.

Kepala Unit (Kanit) Laka  Satlantas Polres Palu, Ipda Muhammad Krisna Bayu, mengatakan bahwa dari beberapa kasus tabrak lari, pelaku yang melarikan diri mengakui bahwa pengendara mobil atau motor yang menabrak pasti panik, dikarenakan penegendara mobil atau motor tersebut ketakutan bila dirinya berhenti, pengendara lain yang melihat kejadian tersebut, kerap melakukan aksi main hakim sendiri.

“Yang ditabrak siapa, yang lain melihat kejadian juga ikutan mengeroyok,” ucapnya saat ditemui Metrosulawesi di Mapolres Palu, Kamis 30 Mei 2019.

Ipda Muhammad Krisna Bayu, mengimbau kepada masyarakat, jika menghadapi kejadian tabrak lari, korbannya atau pengendara lain tak perlu mengejar dan menghakimi pelaku. Yang sebaiknya dilakukan korban atau pengendara lainnya yang berempati, adalah mencatat pelat nomor kendaraan pelaku.

“Kalau misalnya yang menabrak  melarikan diri, tidak  usah dikejar-kejar, catat pelat nomornya, serahkan  ke polisi. Selesai. Kalau dikejar dan malah nanti menabrak pengendara lain-lain, semakin panjang masalahnya,” jelas Krisna.

Krisna. yakin polisi dapat menangkap pelaku tabrak lari, berbekal pelat nomor kendaraannya. Dia menerangkan hanya butuh waktu sekejap bagi polisi mengecek identitas pemilik kendaraan bermotor.

“Pasti ketangkap juga. Identitas kendaraan itu ada di polisi. Buat laporan resminya, untuk nanti tagih ke polisi sampai mana prosesnya, sudah ketemu belum pelaku tabrak larinya. Asalkan nomor pelat kendaran, dan cirri-ciri kendaran serta jenisnya, dapat diketahui,” terang Krisna.

Selain itu, Ipda Muhammad Krisna Bayu, juga mengimbau kepada masyarakat yang mengalami peristiwa kecelakaan lalu lintas, untuk segera  ke pihak Kepolisian, untuk segera ditangani, agar mencegah statusquo rusak.

“langsung laporkan, agar TKP tidak rusak dan saksi yang melihat langsung diambil keteranganaya oleh penyidik kami, dan hasil penyelidikan itu dijadikan dasar untuk proses hukum kedepanya,” tegasnya.(*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas