Home Palu

Hasil Parkir adalah THR Jukir, Jangan Disetor ke Pemerintah

738
SAMBUTAN - Walikota Palu, Hidayat M.Si saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Pasar Lentora Kecamatan Tatanga, Senin, 27 Mei 2019 di Lapangan Rusunawa Universitas Alkhairaat, Kelurahan Pengawu. (Foto: Humas Pemkot)
  • Pembukaan Pasar Lentora Kecamatan Tatanga

Palu, Metrosulawesi.id – Walikota Palu, Hidayat, M.Si didampingi Sekretaris Daerah Kota Palu, Asri L. Sawayah, SH menghadiri sekaligus membuka Pasar Lentora Kecamatan Tatanga, Senin, 27 Mei 2019 di Lapangan Rusunawa Universitas Alkhairaat, Kelurahan Pengawu.

Pasar Lentora yang akan digelar sejak 27 Mei 2019 hingga Malam Takbiran tersebut akan menjajakan beragam dagangan, terutama pakaian dan wahana permainan anak. Terhitung, pedagang yang telah terdaftar yang akan membuka lapaknya di pasar tersebut sebanyak 150 orang dan didominasi oleh pedagang pakaian.

Dalam sambutannya, Walikota Hidayat mengungkapkan, pada pelaksanaan Pasar Lentora kali yang rutin digelar tiap tahun jelang Hari Raya Idul Fitri ini dipusatkan di kecamatan masing-masing.

“Saya berharap Pasar Lentora ini betul-betul aman. Jadi Camat dan Lurah saya harapkan dapat mengayomi masyarakatnya masing-masing,” ujar Wali kota.

Walikota Hidayat mengimbau kepada aparat Satpol PP agar hasil parkir yang diperoleh masyarakat selama pelaksanaan Pasar Lentora tidak disetor ke Pemerintah. Hasil parkir tersebut harus diperuntukkan seutuhnya untuk para tukang parkir yang telah bekerja.

“Hasil parkir itu merupakan THR bagi para juru parkir. Tidak usah diambil dulu untuk Pemerintah. Sekali-kali dalam setahun. Apalagi mereka juga sangat membutuhkan menghadapi Hari Raya Idul Fitri,” jelas Wali kota.

Walikota Hidayat meyakini pelaksanaan Pasar Lentora akan berjalan aman dan tertib sesuai yang diharapkan. Ia menyerahkan segalanya kepada para Camat dan Lurah untuk betul-betul bisa mengatasi persoalan yang terjadi di lapangan.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas