Home Palu

Penimbun Gas 3 Kg Harus Ditindak Tegas

273
H Longki Djanggola. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur H Longki Djanggola melalui Asisten Administrasi, Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Mulyono meminta penimbun gas 3 kg harus ditindak tegas. Hal ini disampaikan pasca terkuaknya penimbunan tabung gas 3 kg di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu sebanyak 7.000 tabung gas.

“Saya berharap agar pelaku penimbunan ditindak tegas sesuai aturan supaya ada efek jera,” tegas gubernur saat acara high level meeting tim inflasi daerah Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Sentral, Jumat, 24 Mei 2019.

Menurut gubernur kelangkaan gas 3 kg saat ini disebabkan adanya penimbunan oleh oknum pedagang yang ingin mencari untung besar. Dia juga meminta tindak tegas terhadap penimbun komoditi lain.

“Jika ada distributor nakal yang menimbun dan menaikkan harga sepihak agar ikut ditindak sesuai aturan. Untuk itu perlu pengawasan terhadap jalur distribusi, ketersediaan pasokan dan stabilitas harga terus dilakukan,” ujar Longki.

Gubernur mengatakan beberapa kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri saat ini mengalami kenaikan harga misalnya bawang putih, bawang merah, cabe dan telur. Namun yang paling perlu disiasati yakni mengatasi kelangkaan gas 3 kg.

Pada kesempatan itu, gubernur juga mengapresiasi langkah PT Pelindo melalui suratnya yang bernomor 1/KB.302/1/PTL-2019 tanggal 4 Maret 2019 perihal pengiriman barang dari loss cargo lewat peti kemas kepada distributor semen Tonasa, semen tiga roda, semen conch, semen Bosowa, semen Holcim dan pupuk Kaltim, dan mengharap pihak-pihak lain dapat meniru upaya tersebut dalam konteks memperlancar jalur distribusi barang.

“Saya menghimbau kepada tiap OPD yang tergabung dalam TPID agar mempedomani roadmap yang telah di buat supaya inflasi di daerah dapat dikendalikan dengan baik,” tandas gubernur.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya High Level Meeting TPID yang diikuti 75 peserta sebagai wadah koordinasi antar anggota tim pengendali inflasi daerah lingkup Pemerintah Sulawesi Tengah dan para pelaku usaha untuk menjaga kestabilan harga jelang Idul Fitri.

Bertindak sebagai narasumber, Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Kepala Perum Bulog Divre Sulawesi Tengah. (mic/*)

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas