SAMBUTAN - Kakanwil Kemenag Sulteng saat menyampaikan sambutan di kegiatan Workshop Perencanaan dan Penganggaran Madrasah Berbasis Kinerja (e-RKAM), dalam rangka peningkatan Mutu Akreditasi Madrasah, di salah satu hotel di Palu, Sabtu, 25 Mei 2019. (Foto: Ist)
  • Guru Diharap Jangan Gaptek IT

Palu, Metrosulawesi.id – Bidang Pendidikan Madrasah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Workshop Perencanaan dan Penganggaran Madrasah Berbasis Kinerja (e-RKAM), dalam rangka peningkatan Mutu Akreditasi Madrasah di salah satu hotel di Palu, Sabtu, 25-27 Mei 2019.

Kepala Kanwil Kemenag Sulteng H Rusman Langke mengungkapkan, kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengetahuan tentang mutu dan standar akreditasi di Madrasah.

“Olehnya itu pentingnya data dan informasi, karena data ini harus cepat, tepat, dan valid yang dikelola dengan empat prinsip manajemen, yakni Planing, Organizing, Actuiting, Controling,” ujar Rusman.

Selain itu kata Rusman, para guru, bendahara dan tenaga kependidikan lainnya, harus mempunyai skill dan penguasaan Informasi dan Teknologi (IT).

“Saya berharap para guru jangan gagap teknologi (gaptek) karena seluruh manajemen pendidikan sekarang ini telah berbasis IT,” imbuhnya.

Rusman juga mengatakan Madrasah di Sulteng harus siap bersaing di era millenial saat ini, sehingga Madrasah tetap eksis di tengah persaingan global.

“Semangat keberagamaan yang akan kita bangun harus sesuai dengan hasil Rakernas Kemenag RI kemarin, yakni moderasi beragama, kebersamaan dan validasi data,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti 120 peserta yang terdiri dari kepala Madrasah, bendahara dan operator Madrasah dan Raudhatul Athfal (RA), Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Help Desk UNBK dan UAMBN-BK kepada Help Desk kabupaten/kota yang berprestasi, yang diserahkan oleh Kakanwil didampingi Kabid Penmad H. Kamarudin, SH, M.Si.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas