H Rusman Langke. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah H Rusman Langke mengimbau kepada umat Islam khususnya di Sulawesi Tengah agar melengkapi ibadah Ramadan 1440 H dengan menunaikan zakat fitrah.

“Harapan saya mudah-mudahan dalam menjalankan ibadah Ramadan ini, kita lengkapi dengan membayar zakat fitrah sebagai kewajiban umat muslim,” ujar Rusman di Palu belum lama ini.

Rusman mengatakan, Kanwil Kemenag Sulteng telah membuat Surat Edaran kepada seluruh Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota terkait zakat fitrah.

“Jauh sebelumnya, kami sudah membuat edaran kepada seluruh Kepala Kantor Kemenag kabupaten/ kota agar menetapkan besaran zakat fitrah,” katanya.

Kata dia, besaran zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok (beras) adalah 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Sedangkan dalam bentuk uang disesuaikan dengan harga pasaran setempat.

“Ada perbedaan di setiap daerah, sesuai dengan harga pasaran di setiap kabupatan/kota,” jelasnya.

Adapun standar zakat fitrah dalam bentuk uang, pada kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah sebagai berikut; Kota Palu Rp28.000, Donggala Rp28.000, Parigi Rp25.000, Tolitoli Rp30.000, Buol Rp25.000, Banggai Rp29.750, Poso Rp25.000, Sigi Rp30.000, Banggai Kepulauan Rp30.000, Tojo Unauna Rp30.000, Morowali Rp30.000, Morowali Utara Rp30.000, dan Banggai Laut Rp30.000.

Besaran tersebut adalah harga yang ditetapkan mengikuti standar harga yang berlaku pada setiap daerah dan disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi setiap hari.

Sebelumnya, Kemenag Kota Palu menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1440 Hijriah atau 2019 Masehi dibulatkan sebesar Rp28.000 perjiwa, dengan perkiraan harga beras di pasar setempat sebesar Rp11 ribu per kilogram.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas