ANAK SALEH - Penyerahan hadiah kepada pemenang Festival Anak Saleh yang digelar YPRI Kawasan PT IMIP. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)
  • YPRI Kawasan PT IMIP Hidupkan Kembali TPA

Morowali, Metrosulawesi.id – Setelah dilaksanakan beberapa hari, lomba anak saleh yang digelar Yayasan Pembina Rohani Islam (YPRI) Al Kausar Kawasan PT IMIP berakhir dengan sebuah acara penutupan dan penyerahan piala kepada pemenang, Sabtu, 25 Mei 2019.

Ketua Yayasan Pembina Rohani Islam (YPRI) Al Kausar Kawasan IMIP, Kuslan S. Nuhun mengatakan, kegiatan ini bukan untuk mencari juara ataupun siapa yang kalah. Tujuannya untuk membina Taman Pengajian Alquran (TPA) yang mungkin selama ini fakum, bisa hidup kembali.

“Dari hal yang seperti itu, ada kesempatan buat kita untuk lebih mendalami bacaan Alquran dan mengetahui ilmu keagamaan yang lain,” ujar Kuslan saat penutupan kegiatan.

Tujuan YPRI Al Kausar dibentuk, kata Kuslan untuk menghidupkan kembali dan memperbanyak lagi TPA supaya dalam jangka panjang setiap desa ada TPA. Oleh karena banyak anak-anak sekarang yang mencari tempat untuk mengaji.

“Sekarang ini banyak anak-anak kesulitan cari tepat mengaji. Kalau orang tua dulu mengajinya di rumah dan itu menjadi pilihan,” ujarnya.

Kata Kuslan, dengan adanya YPRI kita semua harapkan ke depannya akan ada kemajuan yang lebih baik lagi. Keberadaan TPA, khususnya yang berada Kecamatan Bahodopi secara umum di Kabupaten Morowali yang tidak aktif sudah bisa aktif lagi nantinya.

Festival anak Saleh akan menjadi agenda tahunan, dimana TPA binaan YPRI Al-Kausar IMIP akan dievaluasi sejauh mana peranan guru TPA masing-masing dalam membimbing santrinya. Salah satunya dengan mengadakan lomba azan, praktik salat, Kultum (kuliah tujuh menit), murottal dan hafalan surat surat pendek Alquran.

Bila nantinya diadakan pada setiap TPA, maka YPRI akan mengsupport apa yang menjadi kekurangan dan perlengkapan serta kebutuhan lainnya. Dan yang tidak kalah penting adalah, meningkatkan kesejahteraan bagi tenaga pengajar TPA.

“Saya juga mewakili Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kawasan IMIP, bapak Joko Suprapto, dia mengatakan kegiatan ini adalah sangat positif sehingga pada dasarnya harus tetap terus di kembangkan,” ungkap Ruslan menambahkan.

Kuslan mengatakan, tahun depan diagendakan kegiatan akan dibuat lebih menarik dan lebih besar lagi. Semua ini menjadi satu kebanggaan dari pihak perusahaan, karena meski sibuk dengan pekerjaan, melalui DKM, perusahaan bisa melakukan kegiatan dengan masyarakat.

“Sepert menggelar festival anak Saleh. Posisi YPRI berada dalam satu naungan dengan DKM,” sambung Kuslan.

Manajemen PT IMIP mengucapkan terima kasih kepada santri serta orang tua. Teristimewa kepada para guru TPA yang senantiasa mendukung dan mengsupport anak-anaknya untuk belajar agama, khususnya membaca Alquran.

“Insha Allah, kelak anak kita semua akan menjadi anak Saleh dan saleha. Apa yang harus kita lakukan, mari kita selalu tanamkan kepada mereka untuk giat dan tekun belajar Alquran,” tutup Kuslan.

Penutupan festival dan penyerahan piala berlangsung di Masjid Al-Khairaat Desa Fatufia Bahodopi, acara tersebut dihadiri staf Kementerian Agama Kabupaten Morowali, manajemen PT IMIP, orang tua, guru TPA dan masyarakat. Buka puasa bersama menjadi penutup kegiatan.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas