Sebanyak 850 personil gabungan Polri dan TNI disiagakan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan S.Parman, Kota Palu, untuk mengamankan aksi unjuk rasa dan. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)
  • Kapolres: Kota Palu Saat Ini Kondisi Aman dan Kondusif

Palu, Metrosulawesi.id – Setelah pengumuman pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden Selasa dini hari oleh KPU RI, Polres Palu menetapkan status siaga satu terhitung sejak 21 hingga 25 Mei mendatang.

Kapolres Palu, AKBP Mujianto SIK, kepada Metrosulawesi di sela-sela pengamanan unjuk rasa di depan kantor KPU Sulawesi Tengah, Rabu, 22 Mei 2019 mengatakan, jajaran Polres Palu kini menetapkan status siaga satu dalam rangka pengumuman dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)

“Penetapan status siaga satu ini dilaksanakan oleh seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, guna menjamin kesiapsiagaan, sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa kontijensi konflik sosial yang memerlukan kesiapan satuan yang berkekuatan cukup, dan siap bergerak cepat,” jelasnya.

AKBP Mujianto SIK menegaskan, Kota Palu saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif. Kendati status siaga satu tetap diterapkan hingga ke jajaran Polsek.

“Teruntuk wilayah Kota Palu, hingga saat ini masih dalam taraf kondisi yang aman dan kondusif. Namun, kita tetapkan status siaga satu ini hingga ke jajaran Polsek dan Polsubsektor guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Kapolres Palu AKBP Mujianto,SIK berharap kepada seluruh elemen masyarakat Kota Palu untuk dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Palu agar tetap aman dan kondusif.

“Mari sama-sama kita jaga situasi Kamtibmas di wilayah Palu ini agar tetap aman, damai, dan sejuk, dengan tidak mudah terpengaruh atau terhasut akan isu-isu yang dapat menimbulkan potensi gangguan,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Palu, AKP Hangga Utama, mengungkapkan bahwa, Polres Palu telah menyiagakan sebanyak 850 Personil gabungan Polri dan TNI.

“Sudah termasuk dengan Personil BKO Brimob Polda Sulteng,” tambahnya.

Polres Palu juga melibatkan sejumlah personil Kodim dan Koramil guna pelaksanaan patroli gabungan yang akan berlangsung pada Selasa malam nanti.

“Dalam status siaga satu ini, kita intensifkan patroli gabungan TNI-Polri untuk bersama menjamin keamanan di wilayah Kota Palu, hingga selesainya tahap penetapan hasil Pemilu 2019 mendatang,” tegasnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas