Home Palu

THR Wartawan, Jangan Gunakan APBD/APBN

233
Ketua AJI Palu Muhamad Iqbal, didampingi Sekretaris Yardin, saat Konpres di Markas AJI Kota Palu. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Muhamad Iqbal mengimbau kantor pemerintah tidak menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Tunjangan Hari Raya (THR) kepada wartawan. Menurutnya, anggaran negara hanya diperuntukan bagi pelayanan masyarakat.

“AJI meminta kantor pemerintah, baik itu pemerintah kota,pemerintah kabupaten ataupun pemerintah provinsi untuk tidak menyiapkan APBD atau APBN sebagai pos THR kepada wartawan. Kita berharap pemerintah daerah tidak menyiapkan pos khusus. Ini semua kita imbau agar tetap menjaga hubungan antar pemerintah,media dan jurnalis itu, tetap dalam masa level hubungan-hubungan profesional,” tegas Iqbal, dalam press rilisnya Minggu 21 Mei 2019.

Sejalan dengan itu, AJI Palu mendesak agar seluruh perusahaan media dan non media memberikan THR paling lambat tujuh hari atau H-7 sebelum Hari Raya ldul Fitri. Karena perusahaan media maupun non media yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya adalah pelanggaran yang serius.

lni sejalan dengan Permenaker RI Nomor 06 tahun 2016 tentang, tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan, yang menyebutkan, Pengusaha wajib memberikan THR Keagamaan kepada Pekerja atau Buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau lebih.

THR Keagamaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada Pekerja atau Buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan Pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

“AJI Palu memandang THR sebagai bagian dari hak normatif karyawan harus dipenuhi oleh perusahaan. Selama ini kelompok pekerja yang kerap menjadi korban pelanggaran hak THR adalah pekerja kontrak, outsourcing , pekerja yang masih dalam sengketa dan pekerja harian lepas. Oleh karena itu AJI meminta, para karyawan yang tidak mendapatkan pembayaran THR melaporkannya ke Sekretariat AJI Palu, Jalan Rajawali 28 dengan mencantumkan indentitas yang jelas. AJI akan melangsir ke publik perusahaan-perusahaan nakal tersebut,” tegas Ketua AJI Palu itu.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas