Palu, Metrosulawesi.id – Libur lebaran Aparatur Sipil Negara (ASN) telah ditetapkan mulai 3-7 Juni 2019. Meski libur, pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Madani Sulteng dipastikan tetap 1 x 24 jam.

“RS Madani tetap melayani 24 jam, cuma rawat jalannya yang tutup, dialihkan ke Unit Gawat Darurat (UGD),” ujar Direktur RSUD Madani Sulteng dr Nirwansyah Parampasi kepada Metrosulawesi, Selasa, 21 Mei 2019.

Nirwansyah menjelaskan kualitas pelayanan di rumah sakit yang dipimpinnya juga dipastikan sama seperti biasanya. Sebab sebagai petugas kesehatan menjalankan kewajiban secara profesional sudah menjadi tanggungjawab profesi.

Untuk RS Madani dikatakan hanya dokter ahli yang mendapat cuti bersama karena sudah menjadi hak. Namun demikian, jika ada pasien yang membutuhkan perawatan khusus, dokter ahli tetap bisa didatangkan.

“Kalaupun tidak bisa datang minimal akan memberikan instruksi by phone kepada perawat,” jelas direktur.

Direktur mengatakan RSUD Madani memberlakukan sistem kerja shift dengan jadwal pagi, siang dan malam hari. Dalam masing-masing shift terdiri atas tiga dokter dan delapan perawat.

“Jadi memang kami tidak ada libur, pelayanan harus tetap buka, jadwal kerjanya pakai shift,” ucapnya.

Khusus saat Hari Raya Idul Fitri, dokter dan perawat yang masuk kata direktur yaitu yang beragama non muslim. Hal itu dilakukan agar dokter dan perawat bergama muslim bisa menunaikan salat idul fitri.

“Kita sudah atur, kalau idul fitri yang nasrani masuk, nanti saat natal yang muslim tidak libur,” tutur Nirwansyah.

Dia berharap dokter dan para perawat RSUD Madani tetap semangat memberikan pelayanan selama musim lebaran ini. Sebagai direktur, Nirwansyah mengatakan akan tetap memantau pelayanan RSUD Madani.

“Tapi biasa saya tetap memberikan semangat karena tidak bisa dipungkiri sebagai orang kesehatan tidak ada istilah libur. Sudah menjadi kewajiban kami, mau hari raya atau natal harus tetap melayani semua pasien tanpa terkecuali,” tandas direktur.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas