Home Palu

Guru PNS Ditarik dari Sekolah Swasta Jika Sekolah Negeri Membutuhkan

481
Imam Sutarto. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Imam Sutarto mengungkapkan, guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) diprioritaskan untuk mengajar di sekolah negeri.

“Olehnya itu, jika kondisi sekolah negeri membutuhkan guru dan tidak ada alternatif lain, maka dibutuhkanlah Guru PNS, bahkan jika perlu Guru PNS yang mengajar di sekolah swasta akan ditarik ke sekolah negeri,” kata Imam belum lama ini.

Selain itu, kata Imam, secara juknis, sekolah negeri hanya dapat menganggarkan sebanyak 15 persen untuk pembiayaan perekrutan guru honorer dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sementara untuk sekolah swasta, diperbolehkan menggunakan sebanyak 50 persen untuk pembiayaan guru honorer.

“Namun Disdikbud Kota Palu tetap akan menyuplai guru PNS ke sekolah swasta, jika guru PNS di sekolah negeri itu kelebihan. Tetapi, jika sama-sama membutuhkan, maka guru PNS akan diprioritaskan mengajar di sekolah negeri,” ujarnya.

“Beberapa bulan lalu, kami sudah menarik beberapa guru PNS yang ditempatkan di sekolah sewasta untuk mengajar di sekolah negeri. Pertimbangan kita sangat jelas, bahwa sekolah swasta dapat merekrut tenaga honorer dengan pembiayaan sebanyak 50 persen dari dana BOS,” jelasnya.

Imam mengatakan pihaknya tidak bermaksud untuk membeda-bedakan, tetapi situasi yang mendorong untuk memindahkan guru PNS ke sekolah negeri. Bagaimanapun, sekolah swasta merupakan mitra pemerintah dalam memajukan pendidikan di Kota Palu.

“Olehnya, sekarang ini sudah ada aturan yang tegas bagi yang mau mendirikan sekolah tidak boleh spekulasi. Pertama yang harus disiapkan sarana prasarana, dan guru. Tidak boleh mengharap dari pemerintah,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas