Home Sulteng

Petani Galumpang Terancam Gagal Panen Padi

Petani di Desa Galumpang, Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, terancam gagal panen di bulan ini. (Foto: Ist)

Tolitoli, Metrosulawesi.id – Ratusan hektare tanaman padi sawah rusak akibat terlambat panen. Petani di Desa Galumpang, Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, terancam gagal panen di bulan ini.

Ketua Gapoktan Desa Galumpang, Ahkrin, saat dihubungi, Senin 20 Mei 2019 mengungkapkan mesin panen (Combain) yang masuk di desa ini pasalnya tidak beroperasinya.

“Ada sekitar 400 hektar sawah masyarakat di Desa Galumpang, buah padinya sudah mulai rusak karena terlambat memanen. Soalnya, mesin pemanen yang beroperasi, itu sudah tidak ada lagi. Karena mesin pemanen yang sering masuk di sini, mesinnya itu rusak,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan kondisi ini, minimal pemerintah terkait, secepatnya mengarahkan mesin panen ke wilayah itu, untuk menekan adanya kerugian besar yang dialami oleh petani di wilayah ini.

“Apalagi, padi ini semuanya sudah menguning, pasti produktifitas hasil panen Petani akan mengalami penurunan drastis. Belum lagi suasana puasa tentu warga dalam melakukan panen secara manual akan tidak maksimal,” ucapnya.

Akhrin mengatakan, saat ini warga di desa setempat, terpaksa memanen sawah mereka seadanya dengan cara manual. Lanjut dia, dengan cara ini dipastikan para petani tersebut akan mengalami kerugian.

“Saya memastikan para petani ini akan mengalami kerugian yang sangat besar. Apabila, pemerintah tidak secepatnya melakukan langkah-langkah serius untuk penanganannya,” ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas