TERIMA BANTUAN - Terlihat warga Kelurahan Balaroa, Kota Palu menerima dana bantuan dari SOS Children’s Villages di Bank Sulteng Cabang Palu Barat. (Foto: Ist)
  • Untuk Penyintas Bencana Kelurahan Balaroa

Palu, Metrosulawesi.id – Sebuah Yayasan dari negara Austria yang bergerak di bidang nirlaba non-pemerintah yaitu SOS Children’s Villages memberikan dana bantuan sebesar Rp1,4 miliar bagi penyintas korban bencana alam gempa bumi dan likuifaksi di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat.

Networking Spesialis SOS Children’s Villages Indonesia, Mahdalena mengungkapkan bekerjasama dengan Bank Sulteng telah menyalurkan bantuan kepada 720 kepala keluarga (KK)  yang telah terdata dan masuk sebagai penerima bantuan tersebut.

“Dana yang kami cairkan selama dua hari, terhitung dari 15-16 Mei 2019.
Kita juga ikut standar pemerintah, jadi dua tahap selama dua bulan dan per KK dapat Rp2 juta,” ungkapnya saat ditemui Metrosulawesi, Jumat 18 Mei 2019 lalu.

Menurutnya, selain melakukan pendampingan terkait dana tersebut. Pihaknya juga memberikan bantuan rumah ramah anak yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

“Untuk rumah ramah anak kami dirikan 9×12 yang ada di Kelurahan Petobo, Tipo, Pombewe dan Desa Lolu. Selain itu, kami juga mempunyai program membagikan kebutuhan dasar keluarga,” tuturnya.

Sejauh ini, kata Mahdalena, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Sosial dalam hal penyediaan hingga penyaluran bantuan.

“Kemarin kami dibantu Setdaprov, Moh. Hidayat Lamakarate dalam menyerahkan secara simbolis kepada masyarakat korban bencana likuifaksi di Kelurahan Balaroa,”

Ia menjelaskan SOS Children’s Villages merupakan organisasi sosial nirlaba non-pemerintah yang aktif dalam mendukung hak-hak anak dan berkomitmen memberikan anak-anak yang telah atau beresiko kehilangan pengasuhan orang tua kebutuhan utama mereka, yaitu keluarga dan rumah yang penuh kasih sayang.

“Kita ada di 9 provinsi dan 135 negara, jadi untuk Kota Palu kita masih baru masuk ke sini pascabencana tepatnya dihari ke sembilan. Dan kami juga merekrut staf lokal di sini,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas