Ilman Usman. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMP Negeri 19 Palu, Ilman Usman mengungkapkan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini masih mengunakan sistem zonasi. Hal itu sesuai surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu.

“Kami sangat bersyukur dengan diterapkannya sistem zonasi, karena angkauan-jangkauan sekolah untuk menerima siswa baru telah terpetakan. Dalam sistem zonasi ini, siswa yang masuk di salah satu sekolah berdasarkan jarak rumah atau tempat tinggal siswa itu dengan sekolah,” jelas Ilman belum lama ini.

Ilman mengatakan, masing-masing sekolah telah dibagi zonasinya berdasarkan wilayah kelurahan. Untuk SMPN 19 Palu hanya boleh menerima siswa dari tiga kelurahan yaitu Kelurahan Tondo, Kelurahan Layana, dan Kelurahan Talise Valangguni.

Menurut Ilman, penerapan sistem zonasi sangat menguntungkan sekolah-sekolah yang berada di pinggiran Kota Palu. Sebab, sebelum adanya sistem zonasi, sekolah yang berada di pinggiran selalu kekurangan siswa, karena siswa lebih menginginkan untuk bersekolah di pusat Kota Palu.

“Tetapi dengan adanya sistem zonasi, hal itu tidak bisa lagi dilakukan seenaknya. Hal ini merupakan kesyukuran kami,” ungkapnya.

Namun kata Ilman, walaupun sudah diterapkan sistem zonasi, ternyata masih ada sejumlah sekolah kekurangan siswa, hal itu diakibatkan semakin banyaknya sekolah swasta.

“Tetapi, untuk menutupi hal itu, tahun ini sekolah diberikan kewenangan untuk menerima siswa yang berasal dari luar Kota Palu,” katanya.

Ilman berharap, pelaksanaan PPDB tingkat SMP se-Kota Palu yang akan dimulai pada 24 Juni mendatang dapat berjalan lancar, serta semua sekolah dapat menerapkan sistem zonasi secara tegas berdasarkan kesepakatan yang sudah dibangun.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas