Home Palu

21 Wajah Baru Rebut Kursi DPRD Palu

PLENO KPU PALU - Penandatangan berita cara hasil rekapitulasi penghitungan suara saat rapat pleno KPU Kota Palu. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)
  • Jabatan Ketua DPRD Diraih Gerindra
  • Wakil Ketua dari Golkar dan PKS

Palu, Metrosulawesi.id – Lebih dari setengah anggota DPRD Kota Palu periode 2019-2024 akan diisi wajah baru. Pasalnya, banyak caleg petahana gagal mempertahankan kursinya. Selain itu, ada juga beberapa di antaranya yang mencoba peruntungan maju ke DPRD Sulteng.

Berdasarkan hasil rapat pleno penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, hanya 14 caleg petahana yang kembali duduk menjadi anggota DPRD Kota Palu. Selebihnya sebanyak 21 orang ada wajah baru.

Selain petahana, beberapa juga pimpinan partai tidak mampu meraih suara signifikan meskipun partainya meraih kursi saat pemilu. Gagalnya beberapa pimpinan partai yang juga caleg petahana, menjadi cerita tersendiri di Pemilu tahun ini.

Caleg petahana dari Partai Golkar misalnya, Muh Rum dan Raodah yang sama-sama bertarung di Dapil 1 (Kecamatan Palu Timur-Mantikulore) tidak mampu mempertahankan kursinya di DPRD setelah perolehan suara keduanya dikalahkan oleh dua rekan mereka di Golkar, Farden Saino dan Erman Lakuana.

Alimudin Ali Bau, caleg dan Ketua PKB Kota Palu, yang bertarung di Dapil 3 juga mengalami nasib serupa. Dia harus merelakan kursi dewannya kepada rekannya, Andris, yang meraih suara terbanyak di internal PKB.

Masih dari Dapil 3, Efendi dari Partai Demokrat juga harus kehilangan kursinya setelah hanya meraih suara terbanyak kedua di internal. Caleg petahanan itu dikalahkan perempuan muda atas nama Rezki Hardianti Ramadani.

Di Dapil 4 juga ada Erfandi. Sebagai ketua DPC Hanura Kota Palu, Erfandi yang sudah dua periode di DPRD Kota Palu, untuk kali ini harus merelakan kursi Hanura dari Dapil 4 direbut Muchsin Ali. Erfandi hanya meraih suara terbanyak kedua di internal Hanura.

Tamsil juga demikian, menduduki jabatan Ketua DPD PAN Kota Palu, ternyata tidak mampu mengantarkannya kembali duduk di dewan untuk lima tahun kedepan. Bukan hanya tidak terpilih kembali, PAN harus kehilangan kursi dari Dapil 2 Kota Palu setelah partai berlambang matahari terbit itu tidak mampu bersaing di empat besar.

Banyaknya wajah baru yang masuk, tentunya menarik untuk dinantikan kinerja mereka di DPRD Kota Palu. Sebagai wakil rakyat, harapan kini diletakkan di pundak mereka untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

10 Parpol Raih Kursi

Berdasarkan hasil pleno penghitungan suara itu, ada sebanyak 10 partai politik meraih kursi dari 35 kursi DPRD Kota Palu.

Partai Gerindra menjadi pemenang Pemilu dengan total suara 25.767 dan meraih enam kursi dari empat dapil. Partai Golkar menempati urutan kedua dengan perolehan 21.663 suara serta meraih lima kursi.

PKS melengkapi jajaran tiga besar setelah meraih 18.066 suara dengan empat kursi. Menyusul urutan empat Partai Nasdem dengan raihan suara 16.072 juga mendapatkan empat kursi. Posisi kelima diraih PKB yang mengemas 14.363 suara dengan kursi sebanyak tiga. Pemenang keenam Partai Hanura dengan capain 13.360 suara juga meraih tiga kursi. Selanjutnya urutan tujuh dicapai PDIP dengan total 12.203 dan meraih tiga kursi.

Posisi kedelapan milik PAN yang mengumpulkan 11.032 suara dan meraih tiga kursi. Pemenang kesembilan milik Partai Demokrat dengan raihan 10.518 suara juga meraih tiga kursi. Sementara Perindo menjadi pemenang kesepuluh dengan pencapaian 7.821 suara dan berhak mendapatkan satu kursi.

Merujuk hasil kemenangan itu, maka Ketua DPRD Periode 2019-2024 menjadi milik Partai Gerindra. Gerindra satu-satunya partai politik yang meraih enam kursi, dan merupakan kursi terbanyak di DPRD Kota Palu.

Wakil Ketua DPRD I milik Partai Golkar dengan torehan lima kursi dan Wakil Ketua DPRD II milik PKS dengan terohan empat kursi namun menang suara dari partai Nasdem yang juga meraih empat kursi.

Kemenang Gerindra menorehkan sejarah baru bagi legislatif Kota Palu. Pasalnya, selama ini posisi ketua DPRD Kota Palu selalu dikuasai Golkar. Baru pemilu kali inilah Golkar terhempas dari posisi ketua dewan dan hanya menempati wakil ketua.

Inilah 35 Anggota DPRD Kota Palu:

Dapil Kota Palu I

  1. Thompa Yotokodi (Gerindra)
  2. Farden Saino (Golkar)
  3. Rudi Permesta Mustaqim (Nasdem)
  4. Josias Nari (PDIP)
  5. Rusman Ramli (PKS)
  6. Nanang (PKB)
  7. Irsan Satria (Hanura)
  8. Muliady (PAN)
  9. Moh Syarif (Gerindra)
  10. Zainal (Demokrat)
  11. Erman Lakuana (Golkar).

Dapil Kota Palu II

  1. Ulfiani (PKS)
  2. Mutmainah Korona (Nasdem)
  3. Hamsir (Hanura)
  4. Anwar Lanasi (Gerindra)

Dapil Kota Palu III

  1. Armin (Gerindra)
  2. Nendra Kusuma Putra (Golkar)
  3. Ratna Mayasari Agan (PAN)
  4. Sucipto (PKS)
  5. Andris (PKB)
  6. Joppi Alvi Kekung (PDIP)
  7. Rezki Hardianti Ramadani (Demokrat)
  8. Mohamad Imam Darmawan (Nasdem)
  9. Mohamad Iksan (Gerindra)
  10. Ridwan (Hanura)
  11. Ishak Cae (Golkar)
  12. Marselinus (Perindo)

Dapil Kota Palu IV

  1. Rizal (PKS)
  2. Astam Abdullah (Gerindra)
  3. Ahmad Umaiyer (Golkar)
  4. Muchsin Ali (Hanura)
  5. Muslimun (Nasdem)
  6. Abdurahim Nasar Al’amri (Demokrat)
  7. Moh Nasir Daeng Gani (PKB)
  8. Achmad Alaydrus (PDIP)

Reporter: Elwin Kandabu, Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas