BAHAS LOKASI HUNTAP - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Mohamad Hidayat saat memimpin rapat koordinasi membahas penetapan lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Wilayah Pasigala, Selasa, 7 Mei 2019. (Foto: Humas Pemprov)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam rangka akselerasi pemulihan dampak bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan rapat koordinasi membahas penetapan lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Wilayah Pasigala. Rapat berlangsung di Ruangan Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Selasa, 7 Mei 2019.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Mohamad Hidayat yang juga Ketua Pusat Data Informasi dan Bencana Sulteng. Peserta rapat Bupati Sigi Mohamad Irwan, Wakil Bupati Donggala Moh Yasin, Wali Kota Palu diwakili Kepala DInas Penataan Ruang dan Pertanahan Ir Dharma Gunawan, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng Ferdi, Kanwil ATR / BPN Alfons, Kadis Bina Marga Sulteng, Kadis Perkimtan Sulteng, Kadis Cipta karya Sulteng, Kalak BPBD Sulteng, LO Kemenkopolhukam RI Sutikno.

Hidayat menyampaikan penetapan lokasi yang telah di SK kan oleh Gubernur H Longki Djanggola di Sigi terbagi dua desa yaitu Desa Pombewe 201,12 Ha dan Desa Oloboju 160,88 Ha. Diharapkan BPN Provinsi Sulteng bisa segera memberikan penegasan kepastian lokasi yang telah ditetapkan.

Itu karena baru 104 hektare dikeluarkan surat resminya yang diserahkan ke kabupaten untuk dimanfaatkan dan sekarang telah dibuatkan perencanaannya ditambah kawasan ke atas untuk memenuhi 1.095 rumah yang bisa di bangun.

“Sedangkan untuk lokasi Talise Tondo yang saat ini proses penyerahannya masih di kementeriaan sehingga saya harap kedepannya tidak terjadi masalah. Untu Duyu dari 38 hektare, 7 hektare dikeluarkan untuk hunian sementara,” ucap Hidayat.

Kemudian untuk lokasi tambahan Petobo Kota Palu, Hidayat mengatakan gubernur telah menyurat ke Bappenas yang saat ini tinggal menunggu penetapan lokasi. Sehingga diharapkan lokasi yang dimaksud tidak masuk dalam HGB dan lahannya bisa diclearkan untuk lokasi Huntap setelah mendapatkan pertimbangan dari BMKG dan Geologi.

“Kalau untuk lokasi Huntap di Donggala, Kalak BPBD Provinsi Sulteng akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemkab untuk mendapatkan pertimbangan dari BMKG dan Geologi,” tandas Hidayat. (*)

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas