Irmayanti Pettalolo. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu, Irmayanti Pettalolo mengharapkan para pedagang yang berjualan di Pasar Ramadan agar menyajikan makanan yang sehat.

“Pasar Ramadan tahun ini tentunya membawa keberuntungan bagi masyarakat Kota Palu, khususnya pedagang makanan dan minuman yang memang sebagian besar dari sisi pendapatan itu mereka menengah ke bawah. Jadi kami harap momen bulan penuh berkah ini bisa membawa berkah dan rezeki bagi masyarakat Kota Palu, khususnya para korban bencana,” ujar Irmayanti belum lama ini.

Kata dia, kegiatan pasar ramadan tersebut bisa menumbuhkan ekonomi di Kota Palu, dimana akan banyak transaksi terjadi di Pasar Ramadan itu.

“Kami juga berharap dengan adanya Pasar Ramadan ini kemauan para korban maupun masyarakat untuk meningkatkan kemampuan ataupun keterampilan mereka di dalam mengolah makanan itu akan semakin baik,” katanya.

Apalagi kata Irmayanti, khusus di selter-selter maupun di Huntara selama ini beberapa NGO melakukan pendampingan dengan memberikan keterampilan, bukan hanya membuat barang jadi seperti tas ataupun keterampilan lainnya, tetapi juga ada yang melatih membuat ragam kuliner.

“Jadi kami berharap masyarakat di selter sudah bisa menyajikan makanan yang baik dari sisi rasanya maupun ketahanan bahan produk,” ungkapnya.

Irmayanti mengingatkan kepada para pedagang agar memperhatikan makanan yang disajikan. Kata dia, makanan yang disajikan tidak boleh menggunakan bahan pengawet, tidak boleh menggunakan bahan pewarna yang berbahaya, dan disajikan dalam kedaan bersih serta tertutup.

“Selain itu dalam menyajikan kepada pembeli, pedagang diharuskan menggunakan plastik warna putih, agar dapat menjamin tidak ada yang menggunakan bahan yang berbahaya, yang paling penting adalah dari sisi kebersihanya,” ujarnya.

Selain itu, kata Irmayanti, makanan yang tidak laku agar tidak disajikan lagi, karena akan berbahaya.

“Jadi dalam berdagang ini harus memperhatikan kebersihan dan sisi kesehatan serta penyajian makanan, itu harus lebih baik,” katanya.

Irmayanti mengatakan, tahun ini Pasar Ramadan tidak lagi dikelola oleh DP3A Kota Palu, tetapi dikelola oleh masing-masing kecamatan. Olehnya itu Pemkot Palu telah menetapkan pasar ramadan dan pasar lentora di delapan kecamatan di Kota Palu.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas